Rachmawati minta polisi serius usut kasus dugaan penistaan agama oleh Sukmawati
Ia juga menyesalkan puisi tersebut. Kendati Sukmawati merupakan saudara kandungnya, jika ada hal yang tak sesuai maka ia tak sungkan mengkritik. Rachma mengatakan ia tetap berada pada kebenaran.
Sukmawati Soekarnoputri dilaporkan ke Bareskrim Polri karena dituduh melakukan penistaan agama karena puisinya yang berjudul 'Ibu Indonesia'. Puisi itu dibacakan Sukmawati saat menghadiri acara pagelaran Indonesia Fashion Week beberapa waktu lalu. Puisi itu dinilai menistakan agama dan berunsur SARA karena membandingkan azan dengan kidung serta tusuk konde dan cadar.
Menanggapi kasus hukum yang dihadapi saudara kandungnya, Rachmawati Soekarnoputri meminta Bareskrim Polri serius mengusut kasus tersebut. Hal itu disampaikan Rachmawati usai menghadiri dialog kebangsaan di Jalan Buncit Raya, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (20/4).
"Saya mengharapkan agar semua pihak, Bareskrim menanggapi dengan serius. Karena ini menurut saya, dibandingin dengan kasus Ahok, kalau Ahok spontan, kalau ini sudah jelas ada tertulis. Ini harus ditanggapi serius oleh pihak kepolisian," kata dia.
Ia juga menyesalkan puisi tersebut. Kendati Sukmawati merupakan saudara kandungnya, jika ada hal yang tak sesuai maka ia tak sungkan mengkritik. Rachma mengatakan ia tetap berada pada kebenaran.
"Saya ini mempunyai karakter berpihak kepada kebenaran. Jadi apa pun saya rasakan itu tak berada dalam koridor kebenaran, maka saya akan kritisi," pungkasnya.
Atas puisi ini, Sukmawati telah meminta maaf secara terbuka kepada umat Islam yang merasa tersinggung atas puisi "Ibu Indonesia". Ia juga telah mendatangi Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Ma'ruf Amin dan meminta maaf.
Baca juga:
Ini alasan Sukmawati belum diperiksa
Bareskrim Polri bakal kumpulkan dan ambil alih laporan terhadap Sukmawati
Eggy Sudjana: Yang kita dengar ini Habib Rizieq, bukan alim ulama
Polisi persilakan warga awasi tindak lanjut kasus Sukmawati
Asma Dewi minta Sukmawati diproses hukum tanpa pandang anak Bung Karno
Kabareskim tegaskan bakal terus proses hukum Sukmawati Soekarnoputri