LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

PVMBG Terjun ke Longsor Sukabumi Teliti Kerawanan Tanah Bergerak

Berdasarkan peta potensi gerakan tanah, sebagian besar wilayah Kabupaten Sukabumi masuk dalam zona kerentanan gerakan tanah menengah hingga tinggi. Artinya, daerah tersebut dapat terjadi gerakan tanah jika curah hujan di atas normal.

2019-01-01 14:25:29
Tanah Longsor
Advertisement

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menerjunkan tim ke lokasi longsor di Dusun Garehong, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Tim PVMBG bakal melakukan penelitian mengenai gerakan tanah di sekitar lokasi.

"Kita menerjunkan tim untuk mengevaluasi bencana di sekitar lokasi terhadap potensi longsoran susulan," kata Kepala PVMBG, Kasbani saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa.

Dilansir Antara, tim akan melakukan pemetaan terhadap kondisi lingkungan di sekitar area bencana. Terlebih, area Cisolok masuk dalam area rawan terjadi gerakan tanah.

Advertisement

Tim juga akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat serta aparat pemerintah daerah agar lebih siap menghadapi potensi bencana yang bisa terjadi kapan saja.

"Kita akan memberikan rekomendasi teknis penanggulangan di daerah bencana," kata Kasbani.

Berdasarkan peta potensi gerakan tanah, sebagian besar wilayah Kabupaten Sukabumi masuk dalam zona kerentanan gerakan tanah menengah hingga tinggi. Artinya, daerah tersebut dapat terjadi gerakan tanah jika curah hujan di atas normal.

Advertisement

"Terutama pada daerah yang berbatasan dengan lembah sungai, lereng," ujarnya.

Badan Sar Nasional (Basarnas) Jawa Barat menyatakan, tim SAR masih melakukan upaya pencarian 37 korban longsor yang diduga masih tertimbun material.

Juru bicara Basarnas Jabar, Joshua Banjarnahor menyatakan, hingga Selasa siang tujuh korban meninggal dunia berhasil ditemukan dan diidentifikasi.

"Data ini setelah disinkronkan dengan pihak DVI," kata Joshua.

Baca juga:
Mengenal Kampung Adat Sirna Resmi yang Terdampak Longsor Sukabumi
Empat Longsor Susulan Terjadi di Dusun Cimapag Sukabumi
Penyelamatan Dramatis Seekor Kambing yang Tertimbun Lumpur
Update Longsor Sukabumi: 9 Orang Tewas, 34 Masih Hilang
Warga Dusun Cimapag Selamatkan Barang Berharga yang Tertimbun Longsor

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.