PVMBG: Status Gunung Kelud turun ke waspada level II
Penurunan status itu setelah Gunung Kelud mengalami erupsi pada Kamis malam (13/2) pukul 20.50 WIB lalu.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Bandung melalui perwakilannya di Pos Pantau Gunung Kelud di Ngancar Kabupaten Kediri telah memastikan status Kelud diturunkan statusnya menjadi waspada level II.
Penurunan itu setelah Gunung Kelud mengalami erupsi pada Kamis malam (13/2) pukul 20.50 WIB lalu, Gunung Kelud di Kediri Jawa Timur terus mengalami penurunan status. Sebelumnya pada 20 Februari 2014, Gunung Kelud diturunkan statusnya dari awas ke siaga.
Hal tersebut disampaikan Gede Swantika, Kabid Pengamatan dan Penyelidikan Gunung Api PVMBG Bandung, Jumat petang ( 28/2).
"Status Gunung Kelud diturunkan dari siaga (level III) ke waspada (level II) per Jumat 28 Februari 2014 pukul 16.30 WIB. Hal ini disebabkan penurunan aktivitas baik secara visual dan instrumental. Dan radius bahaya/steril 3, mohon menjadi perhatian seluruh masyarakat" kata Gede.
Dari pantauan merdeka.com, sejak penurunan status dari awas ke siaga, warga sudah mulai beraktivitas di wilayah yang sebelumnya mereka tempati. Sebab mereka sudah hafal dengan kondisi Gunung Kelud yang biasanya hanya sekali meletus setelah itu langsung berhenti.
Sekedar catatan pada erupsi 2014 ini Kelud dianggap paling cepat melakukan erupsi. Sebab tanggal 2 Februari 2014 PVMBG menyatakan status Kelud waspada setelah sebelumnya aktif normal dengan melihat aktivitasnya. Tanggal 10 Februari ditingkatkan menjadi siaga dan pada 13 Februari Kelud langsung mengalami fase kritis, jam 21.15 dinyatakan status awas, puku 22.50 langsung mengalami erupsi setelah 6 jam terjadi gempa tremor secara terus menerus.(mdk/bal)