Puting beliung rusak delapan rumah warga Simalungun
Bencana alam ini terjadi pada Jumat (1/6) sore itu. Secara tiba-tiba hanya dalam hitungan menit. Akibat terjangan puting beliung tersebut, atap rumah-rumah warga setempat berupa seng terlepas dari tempatnya.
Sejumlah rumah permanen dan semipermanen milik warga Kelurahan Sinaksak, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara rusak dilanda puting beliung. Muspika Tapian Dolok bersama masyarakat membantu korban bencana itu dalam pembenahan material seng yang berserakan dan sebagian menimpa rumah warga lainnya.
Dilansir Antara, warga setempat, Rini (30) mengatakan bencana alam pada Jumat (1/6) sore itu, terjadi secara tiba-tiba hanya dalam hitungan menit. Akibat terjangan puting beliung tersebut, atap rumah-rumah warga setempat berupa seng terlepas dari tempatnya.
"Seng atap utama rumah kami terbang dibawa angin dan nyangkut di atas rumpun pohon bambu," katanya.
Dia berharap perhatian dan bantuan dari pemerintah kabupaten setempat untuk perbaikan rumah agar segera bisa ditempati kembali dengan baik, terutama saat Idul Fitri mendatang. Untuk sementara waktu, warga terdampak bencana alam yang umumnya mengalami kerusakan atap rumah menumpang di tempat keluarga terdekat.
Camat Tapian Dolok Kandance Naiborhu mengatakan pihaknya sudah melaporkan peristiwa tersebut kepada pimpinan di Pemkab Simalungun. "Kami masih melakukan pendataan warga terdampak dan kerugian untuk bahan memberikan bantuan," katanya.
Data sementara, ada delapan rumah di Huta VI dan VIII yang mengalami kerusakan. Sedangkan satu rumah dari papan yang dijadikan gudang saat ini kondisinya hampir roboh.