Puskesmas Ulumanda Runtuh Digoyang Gempa Majene Berkekuatan M 5,9
Pascagempa bumi yang berkekuatan M 5,9, gedung Puskesmas di Desa Kabiraan, Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene dindingnya retak dan ambruk. Dipastikan gedung ini tidak bisa digunakan sebagai tempat pelayanan kesehatan.
Pascagempa bumi yang berkekuatan M 5,9, gedung Puskesmas di Desa Kabiraan, Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene dindingnya retak dan ambruk. Dipastikan gedung ini tidak bisa digunakan sebagai tempat pelayanan kesehatan.
Sekcam Ulumanda, Ahmad Fahri yang dikonfirmasi membenarkan bahwa Puskesmas Ulumanda runtuh setelah digoyang gempa. Belum diketahui apakah ada korban jiwa atau tidak karena sampai saat ini pemerintah Kecamatan Ulumanda, masih kesulitan melakukan komunikasi karena terhalang dengan jaringan telepon.
"Saya belum tahu apakah ada korban luka karena saya sementara ada di Desa Sulai dan saya kesulitan komunikasi ke atas karena tidak ada jaringan telepon. Dan tolong hubungi Kepala Puskesmas nya pak, biar jelas ini," jelas Ahmad kepada Merdeka.com, Kamis (14/1).
Dihubungi terpisah, Kepala Puskesmas Ulumanda, Ismawarni kepada Merdeka.com menyatakan tidak ada korban jiwa hanya saja bangunan Puskesmas hampir dipastikan tidak bisa digunakan dalam pelayanan kesehatan.
"Tidak ada korban jiwa, karena kebetulan petugas semua lagi di rumah dinas istirahat dan pasien juga semua selamat," katanya.
Hingga kini pihaknya masih berkoordinasi dengan Kepala Dinas Kesehatan Majene untuk tempat puskesmas sementara.
"Soal di mana nanti tempat pelayanan kesehatan yang baru, saya koordinasi dulu dengan Kepala dinas Kesehatan Majene," terangnya.
Baca juga:
Gempa Magnitudo 5,9 di Sulbar, Dua Rumah Warga Rusak
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Majene Sulbar, Warga Berhamburan Keluar Rumah
Gempa M 5,9 Guncang Sulbar, Warga Panik Berhamburan ke Luar Rumah
Gempa Magnitudo 4,6 Guncang Manggarai Akibat Aktivitas Patahan Busur Belakang
Gempa Magnitudo 5,7 Landa Papua, Tak Berpotensi Tsunami
Sejak 1 Januari, 21 Kali Gempa Bumi Guncang Sumut dan Aceh