Punya rumah baru, pasangan tunawicara di Cianjur bahagia dan terharu
Pasangan itu salah satu warga Cianjur yang kurang mampu.
Raut wajah Andri, warga Kelurahan Sayang, Cianjur, Jawa Barat, terlihat bahagia saat rumahnya berubah menjadi layak untuk dihuni. Andri merupakan salah satu warga Cianjur yang kurang mampu.
Rumahnya memiliki luas sekitar 4x3 dan hanya dilapisi bilik serta ditutupi genting tua. Jika dari luar, rumah itu tak terlihat nyaman dan tidak layak untuk dihuni. Sebab, rumah tersebut hampir roboh serta tidak memiliki MCK.
Kapolres Cianjur, AKBP Asep Guntur Rahayu mengatakan, awalnya rumah Andri tak layak huni. Dia kemudian berinisiatif membantu merenovasi rumah Andri, seperti yang sebelumnya dilakukan kepada warga lain.
"Biaya dibantu juga oleh donatur," kata Asep kepada merdeka.com, Minggu (3/4).
Tak hanya perihatin melihat kondisi rumahnya, Asep juga iba lantaran Andri dan juga istrinya penyandang tunawicara. "Dua-duanya tunawicara anaknya normal," ujarnya.
Dengan memberi bantuan merenovasi rumah, Asep berharap bisa meringankan sedikit beban mereka. Dalam peresmian rumah baru tersebut Minggu (3/4), nampak istri Andri menitikan air mata. Dengan bahasa isyarat Andri sekeluarga mengucapkan terima kasih kepada orang yang telah membantunya.
"Katanya terima kasih Alhmdulillah rumahnya sudah diperbaiki," kata Asep, menyampaikan bahasa isyarat Andri kepada warga yang menghadir dalam acara peresmian itu.
Baca juga:
Miris, dalam keadaan stroke Suarni ikut kerja suami demi sesuap nasi
Nenek Kenak setiap hari jalan 10 km jualan sapu demi nafkahi 6 cucu
Teguran keras Mega ke Puan soal orang miskin suruh diet
Kurang biaya, operasi bayi penderita hidrosefalus ini bisa tertunda
Kisah janda 80 tahun di Bali hidup dari jual anyam tikar daun pandan
Potret kemiskinan warga Filipina hingga tidur di pipa gorong-gorong
Derita Kadim, lumpuh dan tak bisa melihat di usia senja