LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Puncak arus balik di Bandara Soekarno-Hatta diprediksi dua kali

Pemudik diminta untuk tidak menggunakan angkutan ilegal, seperti taksi gelap agar tak menjadi korban kejahatan.

2016-07-10 01:03:00
Arus Mudik
Advertisement

PT Angkasa Pura II memperkirakan puncak arus mudik di Bandara Soekarno-Hatta akan terjadi dua kali, yakni pada Minggu (10/7) dan pada tanggal 17 Juli 2016. Jumlah penumpang di Bandara Soekarno-Hatta pada arus balik tersebut diprediksi lebih dari puncak mudik pada tahun lalu yang mencapai 180 ribu penumpang dalam sehari.

"Hari ini dan kemarin memang sudah meningkat 9 persen, tetapi belum mencapai puncak, kita memprediksi puncak arus balik akan terjadi besok dan tanggal 16-17 Juli, jadi dua kali karena ada libur lebaran dan libur sekolah," ujar Direktur Operasional dan Teknik PT Angkasa Pura II, Djoko Muratmodjo, Sabtu (9/7).

Djoko mengatakan, yang menjadi persoalan saat ini adalah kapasitas bandara yang terbatas. Sehingga, pihaknya terus mencoba mengelola dengan segala kondisi yang ada.

"Kalau ruang tunggu sementara cukup, tetapi karena tinggi jumlah penumpangnya, antrean masih ada," ujar dia.

Djoko mengatakan, terkait persoalan delay bukan sebagai salah satu nilai merah untuk Bandara Soekarno-Hatta. Namun menurut Djoko, delay itu masalah kerugian buat semua, seperti penumpang, pengelola bandara bahkan airlines.

"Itu perlu evaluasi bersama," kata Djoko.

Di sisi lain Djoko meminta agar pemudik untuk tidak menggunakan angkutan ilegal, seperti taksi gelap. Sebab berkaca pada tahun lalu, banyak pelaku bius dan tindak kriminal lain terjadi di dalam taksi gelap.

"Kita mengharapkan tahun ini tidak ada lagi persitiwa seperti tahun lalu yang menjadi korban bius," tukasnya.

Baca juga:
Seorang pemudik jalan kaki dari Cilacap sampai Jakarta
Ganjar tanya Dinkes soal belasan pemudik tewas karena macet Brexit
IPW: Pemudik tewas karena macet tanggung jawab Kakorlantas & Kapolda
Cerita pemudik di jalur Pantura, hotel susah & harga dua kali lipat
H+2 Lebaran, belum terjadi lonjakan penumpang di Terminal Kalideres
17 Orang meninggal karena macet di Brebes, Pemerintah minta maaf
Antisipasi arus balik, Transjakarta tambah jam operasi bus

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.