LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Puluhan sapi mati mendadak, warga Nagari Pasar Bukit Sumbar resah

Ketua Pemuda Pasar Bukit, Kecamatan Linggosari Baganti, Feri menyebut serangan penyakit ini datang secara dadakan dalam bulan terakhir ini. Puluhan sapi itu mengalami pendarahan hidung serta seluruh kuku sapi mengeluarkan darah.

2018-04-07 04:36:00
Satwa Indonesia
Advertisement

Para peternak sapi di Nagari Pasar Bukit, Kecamatan Linggosari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan tengah resah. Sejumlah hewan ternak sapi milik mereka mati mendadak.

Ketua Pemuda Pasar Bukit, Kecamatan Linggosari Baganti, Feri menyebut serangan penyakit ini datang secara dadakan dalam bulan terakhir ini. Puluhan sapi itu mengalami pendarahan hidung serta seluruh kuku sapi mengeluarkan darah.

"Jadi sudah dalam sebulan ini, warga mengeluhkan ternak sapi mati. Jika sudah memiliki tanda-tanda, darah di hidung dan pendarahan di bagian kuku, sapi itu tewas dan langsung mati dalam dua hari," kata Feri pada merdeka.com, Jumat (6/4).

Advertisement

Dia menjelaskan, kondisi semacam ini baru pertama kali terjadi. Jenis penyakit yang diderita belum diketahui.

"Mantari hewan yang bisa menjelaskan. Yang jelas dampak dalam sebulan ini, sudah terhitung sekitar 20 ekor sapi mati-mati mendadak," terangnya.

Feri mengaku, kondisi kematian ternak tersebut sudah dilaporkan ke dokter hewan (Manteri) terdekat. Namun, belum ada kepastian tentang penyakit tersebut.

Advertisement

"Kami (warga-warga yang terdampak) sudah berkumpul dan sudah memberitahu Manteri. Katanya, besok pago datang," jelas dia.

Baca juga:
Warga Inhil jerat beruang madu, kemudian dibunuh daging direndang & digulai
Monyet liar di kawasan Kampus Unika Semarang boleh diburu
Kehabisan makanan, kera ekor panjang Tinjomoyo masuk permukiman dan kampus Unika
Topeng monyet 'hidup lagi' di Jakarta
Terlihat biasa saja, hewan-hewan ini harganya selangit
Pengunjung dan pedagang di Taman Cerdas Samarinda menjadi korban sengatan tawon
BKSDA Aceh gagalkan penjualan dua kukang lewat media sosial

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.