Puluhan Rumah dan Pabrik Tahu di Lebak Terendam Banjir
Hujan deras yang terus menerus mengguyur Kabupaten Lebak, Banten, menyebabkan Sungai Ciujung di Rangkasbitung meluap. Sebanyak 87 rumah dan 20 pabrik tahu di Kampung Kebon kelapa, Kelurahan Muara Ciujung Barat, Kecamatan Rangkasbitung, kebanjiran.
Hujan deras yang terus menerus mengguyur Kabupaten Lebak, Banten, menyebabkan Sungai Ciujung di Rangkasbitung meluap. Sebanyak 87 rumah dan 20 pabrik tahu di Kampung Kebon kelapa, Kelurahan Muara Ciujung Barat, Kecamatan Rangkasbitung, kebanjiran.
Edi Junaedi (54), ketua RW 09 Kelurahan Muara Ciujung Barat mengungkapkan berdasarkan data sementara, rumah warga yang terdampak banjir di RT 01 sebanyak 11 rumah, RT 02 sebanyak 54 rumah, RT 03 sebanyak 10 rumah, RT 04 sebanyak 4 rumah, RT 05 sebanyak 6 rumah, dengan total 330 jiwa.
"Yang dibutuhkan saat ini untuk masyarakat yang mengungsi adalah makanan langsung siap saji, karena alat alat masak mereka semua terendam banjir. Sementara masyarakat yang terdampak banjir, kita tampung di tiga titik pengungsian yakni di madrasah, majlis taklim dan lapangan," kata Edi, Senin (7/12).
Sementara itu, Camat Rangkasbitung Yadi mengatakan, untuk pengungsian warga yang rumahnya terendam banjir, pihaknya menyiapkan dua tenda berukuran besar.
"Kami sudah pasang satu tenda untuk pengungsi korban banjir, tenda itu terpasang di SMK Muhammadiyah dan satu lagi akan kami pasang dan sediakan di jalan By Pass," ujarnya.
Untuk diketahui, tidak hanya di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, meluapnya sungai Ciujung juga menyebabkan banjir di sejumlah wilayah di Kabupaten Serang.
Baca juga:
Menteri PUPR Tinjau Lokasi Banjir di Sumut, Begini Upaya Perbaikan dalam Waktu Dekat
Banjir dan Longsor di Lebak, Satu Warga Masih dalam Pencarian
Antisipasi Banjir saat Pilkada, KPU Medan Geser TPS ke Kawasan Tinggi
Drainase Buruk, Stafsus Menteri PUPR Ungkap Alasan Banjir Besar di Medan
Kali Ciliwung Meluap, 34 RT di Jaktim dan Jaksel Terendam Banjir