LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Puluhan Kucing di Karanganyar Mati Mendadak, Diduga Terjangkit Wabah Distemper

"Gejalanya muntah, diare, kadang diare berdarah, lemas," kata Agus.

2020-01-30 21:04:00
Hewan Peliharaan
Advertisement

27 Kucing milik warga di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah mati mendadak dalam beberapa hari terakhir. Virus distemper atau panleukopenia diduga menjadi penyebab matinya hewan tersebut. Dalam waktu cepat virus tersebut menyerang organ pencernaan.

Informasi yang dihimpun, kucing-kucing yang mati tersebut tersebar di Kecamatan Jaten dan sekitarnya. Camat Jaten, Aji Pratama Heru K Ristanto menjelaskan, berdasarkan informasi yang diperoleh, terdapat 27 ekor kucing mati di wilayahnya.

"Setelah adanya kejadian ini dinas terkait dari Pemkab Karanganyar langsung mendata dan memeriksa kucing di rumah warga. Hasil pemeriksaan kucing-kucing tersebut terkena wabah distemper," ujarnya, Kamis (30/1).

Advertisement

Kepala UPT Puskeswan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) Surakarta, Agus Sasmita, mengatakan, pihaknya hampir setiap hari menerima banyak keluhan terkait virus tersebut. Menurutnya, saat ini memang sedang musimnya virus tersebut.

"Ini memang lagi musimnya, yang paling banyak ya virus panleukopenia. Gejalanya muntah, diare, kadang diare berdarah, lemas," kata Agus.

Advertisement

Menurut dia, saat diperiksa, kucing-kucing tersebut hanya akan diberikan vitamin dan penambah kekebalan tubuh oleh dokter. Klinik tidak memberikan obat karena memang tidak ada obatnya.

"Jadi cuma kita kasih vitamin dan penambah kekebalan tubuh. Karena panleukopenia itu yang diserang kekebalan tubuh," jelasnya.

Agus menyarankan agar kucing-kucing yang masih hidup atau dipelihara diberikan vaksin. Sehingga nantinya akan lebih kebal terhadap penyakit. Selain itu, kucing-kucing tersebut harus dikandangkan agar tidak terjangkit virus.

"Saya sarankan agar segera divaksin, kemudian diberi vitamin. Selain itu jangan dikeluarkan dulu dari rumah," pungkas dia.

(mdk/ray)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.