Pulang Sekolah, Pelajar di Kukar Temukan Ayahnya Tewas Gantung Diri
BR (62), warga Maluhu, Tenggarong, Kutai Kartanegara, ditemukan meninggal di dapur rumahnya oleh putrinya yang baru pulang sekolah. Diduga, BR mengakhiri hidupnya lantaran menderita penyakit tak kunjung sembuh. Tali nilon jadi barang bukti.
BR (62), warga Maluhu, Tenggarong, Kutai Kartanegara, ditemukan meninggal di dapur rumahnya oleh putrinya yang baru pulang sekolah. Diduga, BR mengakhiri hidupnya lantaran menderita penyakit tak kunjung sembuh. Tali nilon jadi barang bukti.
Keterangan diperoleh merdeka.com, BR ditemukan tidak bernyawa, sekitar pukul 10.30 WITA tadi. Putrinya menemukan sang ayah tergeletak di lantai dapur.
"Posisi kepala korban di bawah meja makan, sudah meninggal," kata Kapolsek Tenggarong, Iptu Triyadi, dikonfirmasi Sabtu (6/4).
Di sekitar meja makan, ditemukan tali nilon yang sudah putus, terikat dengan batang kayu. Kontan, putri korban pun histeris.
"Temuan itu, langsung dilaporkan ke ketua RT setempat, dan diteruskan ke kami. Dari Polsek, dan tim INAFIS Polres (Kukar), ke lokasi buat olah TKP," ujar Triyadi.
"Di lokasi, keluarga korban menolak visum. Kami juga sudah meminta keterangan warga sekitar. Jadi, jenazah korban langsung diserahkan (ke keluarganya), buat dimakamkan," tambah Triyadi.
Menurut keterangan keluarga, BR menderita penyakit tak kunjung sembuh hingga nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri di dapur. "Jadi, dugaan keluarga, korban ini depresi karena memang lagi sakit," ungkap Triyadi.
Baca juga:
Blak-Blakan Lucinta Luna ke Ria Ricis, Ngaku Sempat Ingin Bunuh Diri
Polisi Periksa Rekan Kerja Terkait Perawat Menyuntik Diri Hingga Tewas
Perawat di Bekasi Tewas Diduga Bunuh Diri Menyuntikkan Obat ke Tubuhnya
2 Gadis di Makassar Lompat dari Lantai 3 Dalam Kondisi Mabuk Miras & Inex
Dua Gadis di Makassar Nekat Terjun dari Lantai 3 Kamar Kos, Urinenya Positif Narkoba
Kakek 89 Tahun di Depok Gantung Diri