Pulang beli rokok, Herdi & Beny dikeroyok belasan orang tak dikenal
Beny mengalami luka di bagian wajah dan kepala.
Kasus pengeroyokan di jalan atau klitih kembali terjadi. Dua orang pelajar yaitu Herdiantara Nur Cahya Kusuma (17) warga Sokowaten, Banguntapan, Bantul dan Beny Astriawan (17) warga Sorowajan Baru, Banguntapan, Bantul menjadi korban pengeroyokan rombongan orang tak dikenal.
Herdiantara menceritakan pengeroyokan berawal ketika Minggu (19/2) dini hari, dirinya dan Beny baru saja pulang dari membeli rokok menggunakan sepeda motor trail merk KLX. Sesampainya di depan Warnet Equator di Jalan Plumbon Raya, Banguntapan, keduanya didatangi oleh belasan orang tak dikenal.
Saat kedua korban menghentikan kendaraannya, mereka malah dihajar dan dikeroyok oleh rombongan orang tak dikenal tersebut. Pelaku mengeroyok kedua korban dengan menggunakan senjata tajam dan batu. Akibatnya kedua korban mengalami luka-luka.
"Saya tidak kenal dengan pelaku. Pelaku tahu-tahu memukuli dan mengeroyok. Ada yang pakai bambu, batu dan senjata tajam," ujar Herdiantara.
Akibat pengeroyokan yang dilakukan oleh gerombolan tak dikenal itu, Herdiantara mengalami luka-luka di sekujur tubuhnya. Herdiantara pun mengalami patah tulang di tangan dan kaki kirinya.
Sedangkan Beny mengalami luka cukup serius. Saat ini Beny masih mendapatkan perawatan intensif di RS Bethesda, Yogyakarta. Beny mengalami luka di bagian wajah dan kepala. Saat ini kasus pengeroyokan dua orang pelajar ini masih ditangani oleh petugas dari Polsek Banguntapan.(mdk/ded)