PTM di Kota Tasik Dipastikan Masih Aman dari Penularan Covid-19
Terkait pelaksanaan tes usap di lingkungan sekolah, Dani mengaku belum ada rencana dilakukan dalam waktu dekat ini. Yang saat ini sedang fokus dilakukan adalah memobilisasi siswa diatas 12 tahun untuk divaksinasi Covid-19.
Pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah-sekolah yang ada di Kota Tasikmalaya hingga saat in masih terlung berlangsung. Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya menyebut bahwa hingga saat ini belum ditemukan adanya klaster penularan Covid-19 di lingkungan Pendidikan.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Asep Hendra mengatakan bahwa pihaknya hingga saat ini belum menemukan adanya kemunculan kasus Covid-19 di lingkungan sekolah.
"Kasus Covid-19 memang pernah ditemukan di lingkungan, di mana terdapat dua orang guru yang terkonfirmasi positif Covid-19 usai melakukan tes swab antigen ketika hendak mengikuti seleksi PPPK, namun kasus itu tak sampai menyebar di lingkungan sekolah. Insya Allah PTM masih aman," kata Asep, Rabu (27/10).
Dengan kondisi tersebut, Asep mengaku bahwa pihaknya belum melakukan pengetesan, apakah untuk kepentingan penelusuran atau sampling. Namun berdasarkan hasil rapat terakhir dengan Dinas Pendidikan Kota Tasik, pelaksanakan tes usap acak akan dilakukan di lingkungan sekolah.
"Mudah-mudahan bisa segera terlaksana. Kita siap saja sebagai pelaksana," katanya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya, Mohammad Dani memastikan bahwa PTM di Kota Tasikmalaya masih aman. Hal tersebut semakin diyakinkan karena kasus Covid-19 di Kota Tasikmalaya yang juga terus menurun.
Terkait pelaksanaan tes usap di lingkungan sekolah, Dani mengaku belum ada rencana dilakukan dalam waktu dekat ini. Yang saat ini sedang fokus dilakukan adalah memobilisasi siswa diatas 12 tahun untuk divaksinasi Covid-19.
"Sudah ada beberapa sekolah swasta yang melakukan tes swab acak kepada siswa dan guru, namun untuk tes swab acak ke sekolah secara keseluruhan belum akan dilakukan. Yang penting semua jaga prokes dan mau divaksin," tutup Dani.
Baca juga:
Dinkes Sebut Kasus Aktif di Bandung Naik karena Tambahan dari PTM
Dindikbud Tangsel Tidak Tahu 14 Warga Sekolah Positif Covid-19 saat PTM
14 Warga Sekolah di Tangsel Terkonfirmasi Covid-19 Saat Menggelar PTM
PTM Terbatas SD di Medan Dimulai Pekan Depan
Marak Siswa Terpapar Covid-19, Pemkot Solo Siapkan Rumah Karantina
Siswa Belum Mau Vaksinasi Dipisah saat Belajar di Kelas