PSK berpakaian seksi di Hayam Wuruk jajakan diri Rp 300 ribu
Para wanita malam itu juga tak segan menghentikan kendaraan untuk menawarkan jasa mereka.
Aparat Polsek Metro Tamansari mengamankan enam orang pekerja seks komersial (PSK) saat mangkal bersama empat pengojek di kawasan Jalan Hayam Wuruk Jakarta Barat.
"Keberadaannya sudah meresahkan masyarakat," kata Kepala Polsektro Tamansari Ajun Komisaris Besar Polisi Afrisal di Jakarta, Senin (26/1).
Afrisal mengatakan bahwa masyarakat resah karena para pekerja seks tersebut berada di pinggir jalan sepanjang kawasan Hayam Wuruk. Bahkan, para PSK itu tidak segan menghentikan laju kendaraan untuk menawarkan diri kepada pengguna jalan. Mereka pun berpakaian minim yang menggoda.
Karena dianggap mengganggu ketertiban pengguna jalan, petugas Polsektro Tamansari melakukan operasi cipta kondisi.
Kepala Unit Reserse Kriminal Polsektro Tamansari Komisaris Polisi Ferio Ginting yang dikutip antara mengatakan bahwa para PSK itu memasang tarif kisaran Rp300 ribu hingga Rp500 ribu.
Jika terjadi kesepakatan transaksi, pelanggan bersama PSK berangkat menuju suatu lokasi untuk melakukan hubungan intim.
Aparat kepolisian beberapa kali melakukan sweeping terhadap para PSK. Namun, mereka beroperasi kembali di sekitar Hayam Wuruk.
Rencananya polisi akan mendata identitas para PSK dan pengojek yang terkena razia itu. Selanjutnya, polisi akan menyerahkan para PSK ke Panti Sosial Kedoya Jakarta Barat untuk diberikan pembinaan.
Baca juga:
Pijat puas sampai tuntas
Terapis dari Eropa sampai Jakarta
Laman terapi pribadi penggugah birahi
Razia tempat karaoke, polisi amankan 4 wanita di bawah umur
Pramugari di Jepang ngaku dibayar buat bercinta dengan pilot
Tergiur gaji besar, ABG malah dijadikan PSK di Batam