Psikolog: SJ cabuli ABG pria untuk hindari resiko terkena penyakit
Resiko atas tindakan pencabulannya juga sulit dibuktikan.
Kasus pelecehan seksual yang dilakukan Saiful Jamil diduga ada kaitannya dengan masalah lesbian, gay, biseksual dan transeksual (LGBT). Orientasi seksual yang dimiliki bisa mengarah pada homoseksual atau biseksual.
Psikolog Universitas Pancasila (UP) Aully Grashinta mengatakan, pelakunya sudah memiliki alasan tersendiri mengapa memilih pada orientasi tersebut. Jika Saiful memilih melakukan hubungan seks dengan PSK/artis maka ada resiko nama baik dia atau takut terkena penyakit. Sehingga diduga dia memilih melakukan dengan anak laki laki karena resikonya lebih kecil.
"Resiko penyakit kelamin mungkin lebih kecil," katanya, Jumat (19/2).
Selain itu, resiko atas tindakan pencabulannya juga sulit dibuktikan. Apalagi kalau korban, yang merupakan remaja pria tidak buka mulut dan sama-sama menikmati.
Lebih lanjut dijelaskan, kondisi seks menyimpang ini adalah bagian dari fenomena sosial. Parahnya, kondisi ini menjadi semacam 'gaya hidup' dan ini seolah 'diterima'. Bahkan hal ini juga seakan mendapat reward positif di berbagai media.
"Misalnya, tokoh banci selalu jadi pusat perhatian. Suasana akan jadi meriah kalau ada tokoh yang menyimpang," katanya.
Kondisi ini menyebabkan perilaku seks menyimpang tidak dianggap sesuatu yang salah atau melanggar norma. Bahkan, kondisi itu justru diterima positif dan diberi ganjaran positif.
"Pengaruh lingkungan sangat kuat dalam hal ini. Terutama kalau secara pribadi seseorang mudah terpengaruh. Misalnya, karena kurang percayadiri atau ada trauma masa lalu," katanya.
Baca juga:
Sambangi Polda, Saipul Jamil minta dijauhkan dari orang jahat
Dua sisi Saipul Jamil, rajin ibadah tapi berbuat cabul
Dangdut Academy setelah Bang Ipul pergi
Sensasi Saipul Jamil, lecehkan Kiki Fatmala hingga cabuli ABG pria
Tim kuasa hukum sebut Saipul Jamiell bukan LGBT