Protes Penilaian, Tim Binaraga Jatim Kembalikan Medali Perunggu Minta Tanding Ulang
Tim Ofisial Binaraga Jawa Timur mengembalikan medali perunggu yang telah didapat oleh atletnya. Mereka meminta panitia perlombaan cabang olahraga (cabor) Binaraga di PON XX Papua untuk menggelar tanding ulang.
Tim Ofisial Binaraga Jawa Timur mengembalikan medali perunggu yang telah didapat oleh atletnya. Mereka meminta panitia perlombaan cabang olahraga (cabor) Binaraga di PON XX Papua untuk menggelar tanding ulang.
"Untuk Jawa Timur, medali kita kembalikan karena penilaian tidak fair. Kita sudah laporkan ke dewan hakim, dewan hakim memutuskan bahwa memberikan rekomendasi untuk hasilnya ditunda," kata Manajer Binaraga Jatim, Raja Siahaan, saat dikonfirmasi merdeka.com, Senin (4/9) malam di Jayapura.
Raja menyebutkan, hari ini pukul 12.00 WIT akan digelar meeting untuk memberikan keputusan apakah pertandingan akan diulang atau tidak. Hingga tadi malam, panitia pertandingan belum bersikap.
Untuk diketahui, protes tak hanya dari tim binaraga Jatim, ada juga Jateng, Jogja, Bali, dan Kaltim. Kelas perlombaan yang dikomplain yakni di kelas 80 Kg, atas nama atlet, Komara Dhita Yana.
Selain itu, atlet Jatim, atas nama Misnadi di kelas 70 kg dilarang tampil oleh ofisial meski sudah bersiap di belakang panggung. "Nanti kamu naik ternyata hasilnya berbeda," ucap Raja.
Baca juga:
Tim Binaraga Jawa Timur Ngamuk di Arena PON Papua
Atlet Papua Raih 3 Medali Emas Cabang Olahraga Binaraga PON XX
Atlet Taekwondo Sumbar Sumbang Medali Emas Kedua di PON Papua
Menko PMK: Manfaatkan Arena Pasca-PON untuk Rekrutmen Atlet Muda Papua
Jokowi Kembali Tiba di Jakarta Usai 4 Hari Kunjungan Kerja di Papua dan Papua Barat
Ressa Kania Dewi Raih Emas Usai Berenang 5.000 Meter di PON Papua