Program 'Kiai melek IT' di Banyuwangi, bisa cek santri dari CCTV
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan program ini berdampak pada kesejahteraan daerah.
Banyuwangi membuat inovasi kebijakan kiai melek teknologi informasi (IT). Gagasan ini akan memberikan sesuatu yang baru dalam dunia pendidikan pondok pesantren.
"Lewat kiai melek IT, cukup dengan CCTV di handphone, mereka bisa cek kegiatan santrinya. Banyuwangi akan investasi besar dengan IT ini," kata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas usai mengisi seminar Sistem Keuangan Daerah Terintegrasi Berbasis Data Kependudukan di aula BPPT Jalan Thamrin Jakarta, Kamis (13/11).
Dia menyatakan, kebijakan melek IT ini bekerjasama dengan pihak-pihak lain. Masyarakat Banyuwangi pun diharapkan dapat mendukung gagasan ini.
"Kita sudah kerjasama dengan Telkom bangun fiber optik. Jika masyarakat siap dan gemar memotret hal yang baik dan mengunggah ke Twitter maka efeknya akan positif," terang dia.
Lanjut dia, jika masyarakat Banyuwangi melek IT maka akan berdampak pada kesejahteraan daerah. Banyak investor yang tak segan menanam modal di Banyuwangi ke depan.
"IT akan mempercepat kemajuan daerah dan mengurangi kemiskinan. Investor pun akan tertarik menanamkan modalnya," pungkas dia.(mdk/lia)