Profil Letjen Saleh Mustafa, Jenderal Bintang 3 Kopassus Pernah Ikut Operasi Seroja Kini Jabat Wakasad
Penunjukan itu Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa tertuang dalam Kep/1102/VIII/2025.
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto merotasi sejumlah Perwira Tinggi (PATI). Termasuk menunjuk Letnan Jenderal TNI Muhammad Saleh Mustafa sebagai Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Wakasad) menggantikan Jenderal TNI Tandyo Budi Revita yang menempati jabatan baru sebagai Wakil Panglima TNI.
Penunjukan itu Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa tertuang dalam Kep/1102/VIII/2025 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Tentara Nasional Indonesia.
Karir Letjen Muhammad Saleh terbilang moncer. Sejumlah operasi perang pernah ia jalani. Sebut saja, Operasi Seroja, Tinombala serta ikut Operasi Damai Cartenz.
Lulusan Akademi Militer (Akmil) 1991 ini berasal dari satuan Infanteri Kopassus. Pria kelahiran Ternate, Maluku 14 Maret 1969 pernah menduduki sejumlah jabatan strategis.
Jabatan Letjen Saleh Mustafa
Letnan Kolonel:
-Danyon 23 Grup 2/Kopassus
-Waasops Danjen Kopassus
Kolonel:
-Dan Grup 1/Kopassus (2012—2013)
-Asops Kasdam Iskandar Muda (2013—2015)
-Pasis Sesko TNI (2015—2016)
-Pamen Ahli Kopassus Bidang -Pendidikan & Latihan (2016)
-Danrem 132/Tadulako (2016—2017)[7]
Brigadir Jenderal:
-Wadanpussenif Kodiklatad (2017—2019)
-Kasdam Jaya (2019—2021)
Mayor Jenderal
-Kaskogabwilhan II
(2021—2022)
-Pangdam XVII/Cenderawasih (2022—2023)
-Pa Sahli Tk. III Kasad Bidang Sosbudkum HAM dan Narkoba (2023)
-Kaskostrad (2023)
Letnan Jenderal
-Pangkostrad (2023—2024)
-Irjen TNI (2024—2025)
-Wakasad (2025—Sekarang)