Pria Ini Diberitakan Media Luar Jadi Tajir Karena Batu Meteor, Ini Faktanya
Josua menceritakan, batu meteor itu ditemukan di samping rumahnya di Kolang, Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumut, pada Sabtu (1/8). Batu itu bahkan menjebol seng rumahnya sebelum menghantam tanah. Video penemuan batu itu sempat viral di media sosial.
Nama Josua Hutagalung (34) sempat muncul di media Inggris 'The Sun'. Di salah satu artikel dituliskan, Josua menjadi miliuner setelah batu meteor seharga 1,4 juta poundsterling menghantam atap rumahnya.
Batu itu disebutkan dijual di eBay seharga 757 poundsterling per gram. Dengan total berat 1.839 gram, batu itu berharga sekitar 1,4 juta poundsterling. Artinya jika kurs Rp18.753 per poundsterling, maka harga batu tersebut mencapai Rp26,25 miliar.
Benarkah Josua mendadak jadi orang tajir karena batu meteor tersebut?
Josua menceritakan, batu meteor itu ditemukan di samping rumahnya di Kolang, Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumut, pada Sabtu (1/8). Batu itu bahkan menjebol seng rumahnya sebelum menghantam tanah. Video penemuan batu itu sempat viral di media sosial.
Josua mengaku sudah menjual sebagian besar batu itu kepada seorang pria bernama Jared Collins warga Amerika Serikat di Bali. Tapi nilainya tak sefantastik yang diberitakan.
"Kalau harganya kemarin Rp200 juta. Mr Jared (juga) beli sengnya Rp14 juta," jelas Josua saat dihubungi, Rabu (18/11).
Dia mengatakan, berat batu yang dijual kepada Jared Collins sekitar 1,8 Kg. Sementara total keseluruhan berat batu meteor itu sekitar 2,5 Kg.
Sebagian kecil masih disimpan Josua. Sisanya sudah dibagikan ke warga sekitar dan keluarga.
"Ada yang mau buat batu cincin, ya udah saya kasih," ucapnya.
Terkait kemunculan namanya di media luar The Sun, Josua mengaku sudah membaca pemberitaan yang menyebutnya mendadak menjadi miliuner setelah batu meteornya laku Rp26 miliar. Namun, dia menyatakan kabar itu tidak benar.
"Kalau seandainya Rp26 miliar ya satu persennya saja buat kita Bang. Kalau Rp26 miliar sudah pindah ke ini kita, ke kota . Kalau Rp26 miliar, aku kasih sama abang Rp20 miliarnya, Rp6 miliarnya sama aku," ucapnya sembari tertawa.
"Kalau seandainya Rp26 miliar sudah ikut saya jadi calon wali kota di sini. Ngapain lagi kan Bang?" sambungnya juga sambil tertawa.
Pria yang bekerja sebagai pembuat peti mati ini sempat menduga pembeli batu meteor darinya sudah menipunya. Namun, dia tetap berbaik sangka, siapa tahu batu yang dimaksud adalah yang ditemukan orang lain, karena di saat yang sama batu meteor juga jatuh persawahan dan desa sekitar.
Ditanya soal Rp200 juta yang diterimanya dari Jared, Josua mengatakan, uang itu sudah dia bagi-bagi ke warga di dusunnya.
"Terus ada sumbangan ke gereja, ke anak yatim. Terus saya bagi juga kan kita ada 7 orang bersaudara anak-anak mendiang bapak sama ibu saya, kita bagi-bagi, juga untuk renovasi dapur ini rumah peninggalan rumah orang tua saya," jelasnya.
Selain itu, dia juga menyumbang untuk kegiatan sosial. "Paling berapalah, sekitar 50-an (juta) lah untuk sosial. Dari pada nggak laku kan?" ucapnya.
Namun, Josua juga mengaku kecewa karena tidak ada lembaga terkait di Indonesia, seperti Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), yang datang untuk memeriksa batu itu.
"Makanya itu kecewa kita. Karena kan itu kita simpan sudah lama batunya. Anak-anak juga mainin batunya. Takutnya dicuri orang, daripada begitu, makanya dijual saja," ucapnya.
Baca juga:
Jadi Lokasi Jatuhnya Meteor, Begini Kondisi Monumen Meteorit Wonotirto Sekarang
Meteor adalah Penampakan Jatuhnya Meteoroid ke Atmosfer Bumi, Begini Ciri-cirinya
Melihat Indahnya Hujan Meteor Perseid di Langit Israel
CEK FAKTA: Tidak Benar Ada Meteor Jatuh di Surabaya
Inilah Waktu Puncak Hujan Meteor Eta Aquarids, Bisa Dilihat Langsung
Keindahan Hujan Meteor Lyrid di Langit Rusia