Pria di Bali acungkan pisau dapur saat ditagih utang bule Australia
Pelaku mengakui perbuatannya memukul korban dengan tangan kiri terbuka sebanyak satu kali mengenai helm yang dipakai oleh korban. Namun dia tidak mengakui melakukan pengancaman terhadap korban, dan juga tidak mengakui melakukan penusukan pada suami korban.
Seorang pria bernama Suspriyanto (26) harus berurusan dengan Polisi. Dia diamankan anggota Polsek Kuta, Bali, karena melakukan penganiayaan dan pengancaman.
Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (16/6) kemarin, sekitar pukul 11. 45 Wita, bertempat di Jalan Singosari, Gang Kresek, nomor 5B, Kuta, Badung, Bali. Pada saat itu, korban yang merupakan seorang wanita Warga Negara (WN) Australia, bernama William Karen Tracey (53) bersama suaminya dan temannya datang untuk mencari pelaku dan menagih utang.
Suami korban mendekati pelaku. Saat itu pelaku mengacungkan pisau ke arah suami korban. Namun tidak sampai mengenai suami korban. Kemudian, suami korban berlari dan dikejar oleh pelaku sambil berkata, "l Kill You".
Pada saat itu datang seorang laki-laki berpakaian adat Bali melerai dan merebut pisau pelaku. Dari keterangan korban, pelaku sempat memukul bagian kepala korban satu kali. Korban langsung melaporkannya ke Mapolsek Kuta.
Polisi langsung menuju ke lokasi dan mencari saksi dan pelaku. Polisi mengamankan pelaku tanpa perlawanan lalu membawanya ke Mapolsek Kuta guna proses lebih lanjut.
"Dari hasil interogasi, yang bersangkutan mengakui perbuatannya memukul korban dengan tangan kiri terbuka sebanyak satu kali mengenai helm yang dipakai oleh korban," ucap Kanit Reskrim Polsek Kuta Iptu Aan Saputra, Minggu (17/6).
Namun, pelaku tidak mengakui melakukan pengancaman terhadap korban, dan juga tidak mengakui melakukan penusukan pada suami korban.
"Yang bersangkutan mengakui memegang pisau dapur dan menantang suami korban untuk berkelahi, namun dilerai dan diamankan oleh tuan rumah, dan yang bersangkutan mengakui mengambil pisau di dapur miliknya," ujar Aan.
Baca juga:
Relawan Djarot-Sihar kumpulkan tanda tangan dukung Ade Darmawan
Diancam, Ketua Amphuri Sumbagut yang bongkar dugaan umrah fiktif Edy lapor polisi
'Jangan remehkan ancaman kejahatan dengan alasan sekadar iseng'
Datangi Mapolda DIY, warga serahkan barang bukti tulisan ancaman ke Sultan
2 Pelaku pembakaran pos polisi dan ancaman ke Sultan ditangkap
Ancam ayahnya dengan pisau, remaja di Australia ditembak petugas kepolisian