LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Presiden SBY marah terjadi kasus sodomi di JIS

SBY menanggapi serius kasus pelecehan seksual anak.

2014-05-08 14:01:24
Pelecehan Seksual di JIS
Advertisement

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY ) menanggapi serius kasus pelecehan seksual terhadap anak yang masih terus terjadi. Apalagi, insiden tersebut terjadi di sebuah sekolah internasional di Jakarta.

"Kita semua dikejutkan dengan kejadian yang tentu membuat kita semua marah, syok, dan berbagai reaksi yang memang patut kalau itu terjadi. Yaitu kejadian kekerasan seksual terhadap anak. Ini sesuatu sangat serius, seperti yang saya sampaikan saat pertama kali saya dengar insiden itu di sebuah sekolah internasional di Jakarta," ujar SBY saat membuka rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (8/5).

Di hadapan para menteri terkait, SBY menyebutkan kasus pelecehan seksual terhadap anak merupakan masalah yang sangat serius. Apalagi, kasus tersebut berada dalam lingkup perlindungan anak.

"Kenapa fungsi perlindungan anak harus menjadi portofolio resmi dalam susunan pemerintahan adalah banyaknya kekerasan terhadap anak, misalnya di daerah konflik, dalam komunitas miskin secara absolut, paksaan kepada anak untuk bekerja yang sebenarnya belum saatnya, kekerasan di jalanan, dan ragam kekerasan yang menimpa anak-anak kita. Termasuk kekerasan dalam rumah tangga, kita kokohkan sebagai sebuah fungsi pada kementerian pemberdayaan anak," papar SBY .

Melalui rapat tersebut, SBY ingin langkah perlindungan anak akan menjadi kebijakan yang terorganisir sampai ke tingkat RT/RW. Setidaknya, warga sekitar bisa segera mengetahui jika terjadi suatu tindak pelecehan seksual anak dalam sebuah keluarga, atau lembaga tertentu.

"Yang selama ini misi kepedulian anak harus menjadi gerakan, bukan hanya kebijakan pemerintah, di seluruh tanah air di keluarga, rumah tangga, RT/RW, dusun, kelurahan, desa, sekolah, karena mungkin tidak semua ketahuan, yang paling mengetahui what's going on inside family adalah keluarga," pungkasnya.

Baca juga:
Kasus sodomi, JIS lempar tanggung jawab ke outsourcing
Kasus-kasus ini indikasikan darurat kejahatan seksual ke anak
Fenomena sekolah internasional yang terlihat kokoh dari luar
5 Kisah miris di dunia pendidikan Indonesia
Kasus sodomi di JIS bikin sekolah internasional ketar ketir

(mdk/tyo)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.