Presiden Jokowi Tinjau Dampak Tsunami Anyer
Mantan Gubernur DKI Jakarta juga melihat puing bangunan yang diterjang tsunami. Jokowi kemudian menemui dan bersalaman dengan warga yang ada di sekitar lokasi. Jokowi kemudian melakukan rapat koordinasi di posko depan Kecamatan Labuhan.
Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengunjungi wilayah Pandeglang, Banten setelah tsunami menerjang kawasan Pantai Anyer dan sekitarnya pada Sabtu malam kemarin. Jokowi bertolak dari Pangkalan TNI AU Atang Sendjaja Bogor menggunakan Helikopter EC725 Caracal milik TNI AU.
Pantauan di lokasi, Senin (24/12), mengenakan kemeja putih, Jokowi tiba di lokasi bencana pukul 09.00 Wib. Dia langsung meninjau beberapa lokasi terdampak tsunami. Kemudian menuju puskesmas dan pengungsian untuk menyapa warga.
Mantan gubernur DKI Jakarta itu juga sempat melakukan rapat koordinasi di posko depan Kecamatan Labuhan. Jokowi ingin memastikan bahwa penanganan dampak bencana tsunami dapat diselesaikan dengan cepat dan baik, terutama evakuasi korban dan adanya bantuan pelayanan kesehatan.
Turut mendampingi Jokowi, Menteri PU dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono, Menteri Sosial, Agus Gumiwang Kartasasmita, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kepala Sekretariat Presiden, Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden, Marsda TNI Trisno Hendradi, dan Komandan Paspampres Brigjen TNI, Maruli Simanjuntak.
Seperti diketahui, data terbaru Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sampai pukul 07.00 Wib pagi ini, 281 orang meninggal dunia dan 1.016 luka-luka akibat diterjang tsunami Anyer dan Lampung Selatan.
Baca juga:
Tsunami Anyer, Penyisiran Korban di Villa Stephanie Kembali Dilakukan
PHRI: Kerugian Bisnis Perhotelan Banten Akibat Tsunami Sekitar Rp 10 Miliar
Petugas Gabungan Akan Sisir Pantai Anyer-Carita Cari Korban Tsunami Banten
Presiden Jokowi Tinjau Dampak Tsunami Anyer
Menkes Pastikan Stok Obat di Puskesmas Terdampak Tsunami Banten Aman
Data Korban Tsunami Anyer & Lampung Pukul 07.00: 281 Meninggal dan 1.016 Luka-luka
Janji Bani 'Seventeen' Sebelum Berangkat Konser dan Jadi Korban Tsunami