Presiden Jokowi direncanakan buka Kongres XXIV PWI di Solo
Ketua Panitia Pengarah, Ilham Bintang menambahkan, dalam pemilihan ketua umum PWI nanti, masing-masing kandidat harus menandatangani pakta integritas. Di antaranya tak terlibat dalam politik uang guna memenangkan sebagai ketua umum.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan membuka Kongres XXIV Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di The Sunan Hotel, Solo, Jumat (28/9). Kongres yang akan berlangsung 27-28 September tersebut mengusung agenda utama pemilihan ketua umum masa bakti 2018-2023.
Ketua Panitia Kongres XXIV PWI, Rita Sri Hastuti mengatakan, Presiden Jokowi dijadwalkan hadir pada Jumat (28/9) sore untuk membuka acara.
"Kami sudah mendapatkan konfirmasi, Presiden Jokowi akan hadir dan membuka acara pada hari Jumat pukul 16.30," ujar Rita di Solo, Rabu (26/9).
Rita mengatakan, kongres kali ini mengusung tema 'Menegakkan Pers Kebangsaan yang Independen, Profesional dan Berintegritas'. Ia menilai tema tersebut relevan dengan tantangan Indonesia ke depan. Diantaranya dalam menghadapi dinamika demokrasi, kedaulatan NKRI dan kemandirian bangsa di tengah globalisme.
"Kami ingin kongres ini menghasilkan sesuatu yang bisa menghabisi hukum yang tak berkeadilan, tsunami informasi yang menjurus ke hoax dan lain-lain," tandasnya.
Dipilihnya Solo sebagai tempat penyelenggaraan kongres, lanjut Rita, bukan karena kota kelahiran Presiden Jokowi. Namun Kota Solo memang mempunyai sejarah panjang terkait pers di Indonesia.
"Ini artinya kita kembali ke khittah. Tiap wartawan di Indonesia berkewajiban bekerja bagi kepentingan tanah air dan bangsa serta selalu mengingat akan persatuan bangsa dan kedaulatan negara," jelasnya.
"Di era sekarang ini, wartawan harus paham rasa cinta tanah air, inspiratif, solutif dan memikirkan bangsa," imbuhnya.
Ketua Panitia Pengarah, Ilham Bintang menambahkan, dalam pemilihan ketua umum PWI nanti, masing-masing kandidat harus menandatangani pakta integritas. Di antaranya tak terlibat dalam politik uang guna memenangkan sebagai ketua umum.
"Kongres kali ini diikuti 150 peserta dan peninjau. Selain pengurus harian PWI, ada pula peninjau dari unsur PWI maupun luar PWI," pungkasnya.
Baca juga:
Masalah keamanan, alasan Jokowi batal hadiri acara PKPI di SCBD
Hasto: PDIP, Jokowi dan Megawati paling banyak diserang hoaks
Survei Indikator: 60,7 persen masyarakat puas kinerja Jokowi
Jokowi soal pengganti Din Syamsuddin: Sudah banyak, tinggal saya putuskan
Insiden Haringga Sirila, ini saran presiden Jokowi untuk sepakbola Indonesia
Jokowi: Rakyat jangan diajak saling mencemooh dan menjelekkan