Presiden Jokowi dapat gelar bangsawan tertinggi Kesultanan Deli
Presiden Joko Widodo atau Jokowi bergelar Tuanku Sri Indera Utama Junjungan Negeri.
Presiden Joko Widodo atau Jokowi menerima gelar Tuanku Sri Indera Utama Junjungan Negeri dari Kesultanan Deli. Gelar adat yang diterima Jokowi merupakan gelar bangsawan tertinggi di Kesultanan Deli.
Prosesi pemberian penganugerahan yang dihelat di ruang utama Istana Maimoon diawali dengan pemasangan Tengkulok oleh Pemangku Sultan Deli Tengku Hamdy Osman Delikhan Al-Haj.
Setelah itu, prosesi dilanjutkan dengan penyematan pin dan keris oleh Sultan Deli, Tuanku Mahmud Lamantjiji Perkasa Alam. Sultan kemudian menandatanganani Surat Ceri yang kemudian diserahkan kepada Presiden Jokowi.
Prosesi Tepung Tawar menjadi rangkaian prosesi berikutnya. Prosesi ini melibatkan 4 unsur perwakilan, yaitu Sultan Deli, perwakilan Raja-raja Nusantara, Gubernur Sumatera Utara, dan perwakilan Alim ulama.
Saat memberikan sambutan, mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut sempat berpantun.
"Buah cempedak bentuknya bujur
Sangat disuka oleh semua
Adat Deli sangatlah luhur
Mari kita jaga bersama."
Jokowi menyatakan gelar yang diterimanya terkandung amanah dan tugas berat dari Kesultanan Deli hingga harapan-harapan dari kerajaan se-nusantara.
"Harapan dari para pemangku adat Indonesia, harapan dari para ulama untuk terus bekerja keras bersama-sama dengan semua elemen bangsa membawa Indonesia bergerak maju, bergotong royong mewujudkan Indonesia yang baldatun thayyibatun wa rabun ghafur," kata Presiden.
Selanjutnya, Jokowi menyatakan dalam kemajuan Indonesia terdapat tradisi dan kebudayaan bangsa yang menjadi sumber energi besar. Apalagi kebudayaan di Indonesia sangatlah beragam.
"Banyak yang berpikir bahwa yang namanya kemajuan itu mengesampingkan budaya, meminggirkan adat istiadat. Tapi bagi Indonesia, bagi kita justru energi utama kemajuan kita adalah kebudayaan," ucapnya.
Dia menyatakan beberapa bangsa maju karena mengakar kuat pada budayanya, seperti halnya, Korea Selatan dan India.
"Lihat India yang sudah maju dengan berbagai teknologi tapi budayanya tidak ditinggal, bahkan budaya India sudah sangat dikenal di berbagai belahan dunia. Mereka juga bergerak maju dengan mengakar pada budaya," lanjutnya.
Karena hal itu, Jokowi mengajak semua pihak keraton, kesultanan, raja, pemangku adat se-Nusantara untuk bersama-bersama memajukan kebudayaan Indonesia.
"Kita mengarungi perjalanan zaman yang panjang dengan bermodalkan kapal budaya kita dan saya yakin Indonesia akan sampai di tempat tujuan, yaitu Indonesia maju dengan tetap mempertahankan nilai-nilai luhur asli bangsa Indonesia," jelasnya.
Baca juga:
Kubu Jokowi bantah dana besar IMF-World Bank terbuang percuma
SMRC: 73,4% Rakyat puas kinerja Jokowi dan 48,2% nilai ekonomi lebih baik
Saat panah Jokowi runtuhkan kata Dis pada Disability
Perjuangan Sutopo kabarkan gempa & tsunami di tengah kanker diganjar kado terindah
Kunker ke Sumut, Presiden Jokowi terima gelar adat dari Kesultanan Deli
PDIP sebut bahasa isyarat Jokowi saat buka Asian Para Games memotivasi kaum difabel