LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Pramono Bertemu Menko Airlangga Ajukan Usulan Revitalisasi Kawasan Kota Tua dan RS Sumber Waras

Pramono mengungkapkan Pemprov DKI Jakarta akan berkolaborasi dengan Danantara dan Kementerian Pariwisata serta Ekonomi Kreatif untuk merevitalisasi Kota Tua.

Senin, 10 Nov 2025 17:35:10
airlangga hartarto
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, bertemu dengan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto di kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Lapangan Banteng Timu (© 2025 Liputan6.com)
Advertisement

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, melakukan pertemuan dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, di kantor Kementerian Koordinator Perekonomian yang terletak di Lapangan Banteng Timur, Jakarta Pusat, pada hari Senin, 10 November 2025.

Dalam kesempatan tersebut, Pramono mengajukan rencana revitalisasi kawasan Kota Tua serta pembangunan Rumah Sakit (RS) Tipe A yang sesuai dengan standar internasional di Sumber Waras, Jakarta Barat, untuk dijadikan Proyek Strategis Nasional (PSN).

“Kami bertemu dengan Menko Perekonomian untuk membahas dua hal, yaitu pengembangan kawasan Kota Tua dan pembangunan rumah sakit bertaraf internasional di lahan Sumber Waras. Keduanya kami usulkan menjadi PSN agar proses pembangunan dapat berjalan lebih cepat dan efisien,” jelas Pramono. Ia menambahkan bahwa Pemprov DKI Jakarta akan bekerja sama dengan Danantara dan Kementerian Pariwisata serta Ekonomi Kreatif dalam revitalisasi Kota Tua, mengingat pemerintah pusat memiliki aset di kawasan tersebut.

Pramono menekankan pentingnya kolaborasi agar pengembangan dan pengelolaan kawasan Kota Tua dapat dilakukan secara optimal.

Advertisement

“Di kawasan Kota Tua, ada sejumlah aset yang dimiliki pemerintah pusat melalui BUMN. Karena itu, sinergi dan kolaborasi antara Danantara dan Pemprov DKI akan sangat signifikan untuk memastikan revitalisasi berjalan dengan optimal,” ungkapnya.

Dalam proyek revitalisasi ini, Pemprov DKI akan bertanggung jawab atas pekerjaan infrastruktur dasar, seperti pembangunan pedestrian, perbaikan jalan, serta normalisasi sungai yang direncanakan mulai dilaksanakan pada tahun 2026.

Advertisement

Terintegrasi dengan sistem transportasi modern

Sementara itu, perbaikan terhadap aset yang berada di bawah pengelolaan Danantara akan ditangani oleh pemerintah pusat. Selain itu, Pemprov DKI melalui PT MRT Jakarta juga sedang mengembangkan transportasi publik MRT Fase 2 yang akan menghubungkan Bundaran Hotel Indonesia (HI) dengan Kota Tua, dan proyek ini diharapkan selesai pada tahun 2029. Dengan adanya proyek ini, kawasan Kota Tua akan terintegrasi dengan sistem transportasi publik modern dan bertransformasi menjadi kawasan Transit Oriented Development (TOD).

“Sampai dengan tahun 2027, pembangunan MRT sudah dilakukan di bawah tanah, tidak ada lagi di permukaan. Sehingga, diharapkan renovasi ataupun penyempurnaan kawasan Kota Tua dapat dilakukan tahun 2027. Dan tahun 2029, MRT sudah tersambung ke Kota Tua dan menjadi kawasan TOD,” tutup Pramono.

RS Sumber Waras

Selain melakukan revitalisasi di kawasan Kota Tua, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga sedang merencanakan pembangunan rumah sakit berstandar internasional di lahan Sumber Waras yang seluas 3,6 hektare. Proyek ini telah mendapatkan persetujuan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) serta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

"Kami ingin membangun rumah sakit tipe A yang bertaraf internasional. Dengan luas area dan lokasi yang strategis, kami ingin rumah sakit ini menjadi rujukan utama di Indonesia yang berkaitan dengan penyakit jantung, kanker, dan penyakit khusus lainnya," ungkap Pramono.

Ia berharap, penetapan revitalisasi kawasan Kota Tua dan pembangunan rumah sakit di Sumber Waras sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) dapat memudahkan proses perizinan, pendanaan, dan koordinasi antar lembaga.

Manfaat langsung bagi masyarakat

Pramono menyatakan bahwa Menteri Koordinator Bidang Perekonomian akan menelaah proposal yang diajukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Ia percaya bahwa pemerintah pusat akan memberikan dukungan terhadap usulan tersebut, mengingat kedua proyek itu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Advertisement

Menurutnya, "Spirit usulan ini untuk kepentingan bersama. Saya yakin pemerintah pusat akan memberikan dukungan penuh." Ia menambahkan bahwa pihaknya akan segera melengkapi semua administrasi yang diperlukan untuk pembangunan Kota Tua dan rumah sakit di Sumber Waras.

Berita Terbaru
  • Harga TBS Sawit Anjlok Drastis, Pemkab Nagan Raya Panggil PMKS dan Apkasindo Desak Kejelasan DSI
  • Polisi Tangkap Pencuri Sepeda Motor Berantai di Jakbar, Beraksi di Tiga Lokasi
  • SAR Gabungan Berhasil Evakuasi Remaja Hanyut di Sungai Air Terjun Paris Sulut Setelah Enam Hari
  • F-FOREVER Sukses Bawa Gelombang Nostalgia di Konser Jakarta, Ribuan Penggemar Terhanyut
  • PPIH Siapkan 6.804 Galon Air Zamzam untuk Jamaah Haji Kalsel dan Kalteng
  • airlangga hartarto
  • berita update
  • konten ai
  • kota tua
  • pramono anung
  • revitalisasi
Artikel ini ditulis oleh
Editor Pandasurya Wijaya
W
Reporter Winda Nelfira, Jonathan Pandapotan Purba
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.