LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Prajurit TNI Terlibat Perselisihan dengan Polisi di Jeneponto Ternyata sedang Cuti

Perselisihan terjadi antara prajurit TNI dengan polisi di Empoang, Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Rabu (26/4) dini hari kemarin. Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen Totok Imam Santoso menerangkan, prajurit yang terlibat tersebut dalam status cuti.

2023-04-27 23:24:43
Regional
Advertisement

Perselisihan terjadi antara prajurit TNI dengan polisi di Empoang, Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Rabu (26/4) dini hari kemarin. Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen Totok Imam Santoso menerangkan, dua prajurit yang terlibat tersebut dalam status cuti.

"Dua hari yang lalu adanya kesalahpahaman oknum dari TNI Angkatan Darat dan sedang melaksanakan cuti dari Kodam V Brawijaya dan dari Kodam XIII Manado dengan oknum dari Polres Jeneponto. Kalau tidak salah dari sat Reskrim," kata Totok Imam saat konferensi pers di Makassar, Kamis (27/4).

Dia memastikan persoalan tersebut telah ditindaklanjuti oleh instansi masing-masing, TNI maupun Polri.

Advertisement

"Itu sudah dihadiri oleh masing-masing Komandan POM Kodam, dan kita membantu memfasilitasinya dan sudah ada titik temu dari masing-masing nanti akan diselesaikan diambil keterangan minta waktu beberapa hari," lanjutnya.

Totok Imam memastikan penyelesaian kesalahpahaman tersebut akan dilakukan secara transparan. Pihak yang terbukti bersalah akan diproses sesuai ketentuan hukum.

"Dari hasil pemeriksaan masing-masing terbuka. Dari TNI juga sama dan kita masih menunggu dari hasil visum dan hasil pemeriksaan dari masing-masing institusi. saat ini Danpomdam kedua Kodam tersebut masih di Jeneponto untuk mengambil keterangan. Kemudian dari pihak Polda sudah diambil alih oleh Propam dan semoga tidak lama dan bisa disampaikan," beber Totok Imam.

Advertisement

Sebelumnya diberitakan, beredar kabar anggota personel Kodam V/Brawijaya Pratu Irsan menjadi korban pengeroyokan diduga anggota Polres Jeneponto di Empoang, pada Rabu (26/4) dini hari kemarin.

"Informasinya sudah kita terima," kata Kapendam V/ Brawijaya Kolonel Arm Adekson saat dikonfirmasi merdeka.com, Kamis (27/4).

Saat kejadian, Pratu Irsan dan Prada Amran Faisal dan dua temannya akan masuk ke dalam warung makan. Namun tiba-tiba ada anggota Satuan Reskrim Polres Jeneponto dan berujung cekcok antara keduanya.

Beberapa menit kemudian datang personel Satuan Reskrim polres Jeneponto Dengan menggunakan dua unit mobil Avanza silver. Mereka mengepung, Pratu Irsan dipukul pada bagian hidung.

Setelah itu Personel Satuan Reskrim Polres Jeneponto membawa kedua anggota tersebut dan masyarakat tersebut ke piket Polres Jeneponto dengan menggunakan mobil Avanza silver.

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.