LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

'Prajurit dekat sama maut, jenderal malah berekening gendut'

"Kita juga menuntut isolasi ketat para napi ideologi yang saat ini di lapas-lapas dan rutan," kata Eva Sundari.

2013-09-11 04:00:00
Penembakan Polisi
Advertisement

Bripka Sukardi tewas ditembak di depan Gedung KPK oleh pelaku yang menumpangi dua motor. Pelaku memberondong tiga kali tembakan dan mengenai perut dan dada anggota provos Baharkam Mabes Polri itu.

"Sedih dan miris, sungguh menyesakkan dada, melihat para kopral bergelimpangan jadi sasaran tembak jaringan teroris yang beroperasi seperti rantai terputus. Yang jenderal berekening gendut," ujar Anggota Komisi III DPR Eva Kusuma Sundari , Rabu (11/9).

Eva yang merupakan anggota komisi bidang hukum ini menegaskan bahwa ancaman terorisme masih nyata terlihat.

"Ironi yang kedua, saat ini berlangsung pertemuan internasional anti-terorisme oleh Kemenhan. Semoga ada strategi baru dalam menghadapi modus baru tersebut," terang Eva.

Lebih jauh Politisi PDIP itu berharap agar kerja intelijen antarinstansi keamanan semakin diintensifkan. Intelijen antarinstansi seperti BIN dan Densus diintensifkan untuk mempersempit ruang gerak teroris. Sehingga menjadi pencegahan yang efektif.

"Kita juga menuntut isolasi ketat para napi ideologi yang saat ini di lapas-lapas dan rutan. Sehingga bisa memutus rantai komando terhadap para pengikut mereka di luar lapas," jelas Eva.

"Tidak mungkin operator atau eksekutor bertindak tanpa komando dari para ideolog," pungkasnya.

Bripka Sukardi tewas di tempat kejadian setelah ditembak tiga kali. Ditemukan tiga buah selongsong peluru. Senjata Bripka Sukardi raib pun dari lokasi kejadian.

Baca juga:
KPK berikan rekaman CCTV penembakan Bripka Sukardi
Saksi: Usai ditembak, Bripka Sukardi masih bernafas
Ini strategi penembak Bripka Sukardi
IPW: Bagaimana lindungi masyarakat kalau polisi jadi korban
Putri Bripka Sukardi: Ini sadis, ayah tidak salah tapi dibunuh

(mdk/did)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.