LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Prabowo Usul Gerakan Gentengnisasi: Atap Rumah Pakai Genteng, Bukan Seng

Prabowo Subianto meluncurkan gerakan gentengnisasi untuk memperindah tampilan desa dan kota di seluruh Indonesia.

Senin, 02 Feb 2026 14:47:22
prabowo
Presiden Prabowo Subianto saat memberikan arahan dalam Taklimat Rakornas Kepala Daerah 2026, Senin (2/2/2026). (Dok. Tangkapan Layar YouTube) (© 2026 Liputan6.com)
Advertisement

Presiden Prabowo Subianto akan segera meluncurkan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) dalam waktu dekat. Salah satu inisiatif dari gerakan tersebut adalah gentengnisasi. Prabowo mengungkapkan bahwa saat ini, hampir semua desa dan kota di Indonesia menggunakan seng sebagai atap rumah. Namun, atap berbahan seng cenderung mudah berkarat dan membuat penghuni rumah merasa kepanasan.

"Saya lihat, semua kota, kecamatan, hampir semua desa kita, maaf ya banyak genteng dari seng. Seng ini panas untuk penghuni, seng ini juga berkarat," ungkap Prabowo dalam acara Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul, Jawa Barat, pada Senin (2/2/2026).

Dia menambahkan bahwa Indonesia akan sulit terlihat indah jika semua atap rumah dan bangunan terbuat dari material seng. Oleh karena itu, Prabowo mendorong agar semua atap di Indonesia menggunakan genteng.

"Maaf, saya tidak tahu ini dulu industri aluminium dari mana. Saya ingin semua atap Indonesia pakai genteng ya. Jadi ini gerakannya adalah gerakan proyek gentengnisasi," jelasnya. Dengan gerakan ini, diharapkan Indonesia dapat memiliki lingkungan yang lebih baik dan nyaman bagi warganya.

Advertisement

Atap Genteng Memiliki Harga yang Terjangkau

Prabowo berpendapat bahwa harga peralatan untuk pabrik genteng relatif terjangkau, karena bahan bakunya berasal dari tanah yang dicampur dengan limbah lainnya. Dengan kombinasi tersebut, genteng yang dihasilkan menjadi ringan namun tetap kuat untuk digunakan sebagai atap rumah.

"Alat-alat genteng itu, alat pabrik genteng itu tidak mahal. Genteng itu bahan bakunya dari tanah dan dengan dicampur dengan zat limbah lainnya bisa ringan dan kuat," ungkap Prabowo.

Advertisement

Dia juga menjelaskan bahwa Koperasi Desa Merah Putih akan dilengkapi dengan fasilitas pembuatan genteng. Selain itu, Prabowo mengajak para kepala daerah untuk memperindah kota mereka melalui proyek gentengnisasi.

"Ini serius ya. Bupati wali kota yang tidak mau kotanya indah terserah. Yang mau, ayo bersama kita bikin kotamu indah, kecamatanmu indah, desamu indah," tambahnya.

Karat Tanda Adanya Degenerasi

Prabowo menegaskan bahwa dia tidak ingin melihat atap rumah atau bangunan di Indonesia berkarat di masa mendatang. Dia menginginkan Indonesia tampil menarik, kokoh, dan masyarakatnya merasakan kebahagiaan.

"Karat itu lambang degenerasi. Saya berharap dalam 2-3 tahun Indonesia tidak akan kelihatan karat. Karat adalah lambang degenerasi, bukan lambang kebangkitan," pungkas Prabowo.

Advertisement

Dalam pandangannya, kondisi bangunan yang berkarat mencerminkan kemunduran dan bukan kemajuan. Oleh karena itu, Prabowo berharap agar dalam waktu dekat, Indonesia bisa bebas dari segala bentuk kerusakan yang mencolok. Dia percaya bahwa dengan usaha yang tepat, Indonesia dapat menjadi lebih baik dan lebih indah, serta masyarakatnya dapat merasakan kebahagiaan yang sejati.

Berita Terbaru
  • BRI Peduli Bangun PLTS di Bandung Barat, Langkah Nyata Terangi Desa dan UMKM
  • Indonesia-India Bakal Teken Sejumlah MoU di Tengah Kunjungan PM Narendra Modi
  • Tunggu Konfirmasi Iran, Menlu Sugiono dan Ketua MPR RI akan Hadiri Pemakaman Ayatollah Khamenei
  • Konsep Pelatihan Sarjana Penggerak Diubah dan Keselamatan Peserta Jadi Prioritas
  • Pemilihan Logo HUT ke-81 RI Jadi Tonggak Sejarah Baru
  • berita update
  • konten ai
  • prabowo
  • rakornas
Artikel ini ditulis oleh
Editor Pandasurya Wijaya
L
Reporter Lizsa Egeham, Raynaldo Ghiffari Lubabah
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.