Prabowo Beri Bintang Adipurna untuk Presiden Peru Dina Boluarte
Prabowo mengatakan Presiden Dina Boluarte telah berperan signifikan dalam meningkatkan hubungan persahabatan dan kerjasama bilateral Indonesia-Peru.
Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan tanda kehormatan tertinggi Bintang Republik Indonesia Adipurna untuk Presiden Peru, Dina Ercilia Boluarte Zegarra.
Tanda kehormatan itu diberikan Prabowo saat Presiden Dina Boluarte melakukan kunjungan kenegaraan ke Istana Merdeka, Senin (11/8).
"Hari ini saya telah menganugerahkan tanda kehormatan tertinggi dari negara kita yaitu, Bintang Republik Indonesia Adipurna," kata Prabowo saat menyampaikan pernyataan pers bersama usai bertemu Presiden Peru di Istana Merdeka Jakarta, Senin (11/8).
Prabowo mengatakan Presiden Dina Boluarte telah berperan signifikan dalam meningkatkan hubungan persahabatan dan kerjasama bilateral Indonesia-Peru. Dia berharap kerjasama kedua negara dapat terus ditingkatkan.
"Atas jasa dan peran beliau yang signifikan dalam meningkatkan hubungan persahabatan dan kerjasama bilateral kedua negara. Kami berharap kerjasama ini akan terus ditingkatkan di masa yang akan datang," ujarnya.
Bintang Adipurna ini diberikan usai Prabowo juga mendapat tanda kehormatan tertinggi Peru yakni, The Grand Cross of the Order of the Sun of Peru. Prabowo mendapatkan tanda kehormatan itu dari Presiden Dina Boluarte saat mengunjungi Peru pada November 2024.
"Pada tanggal 14 November 2024 yang lalu presiden Peru telah menganugerahkan tanda kehormatan tertinggi Peru yaitu The Grand Cross of the Order of the Sun of Peru kepada saya sebagai Presiden Republik Indonesia yang juga adalah penghormatan untuk seluruh bangsa Indonesia," tutur Prabowo.
Disisi lain, dia menuturkan kunjungan Presiden Dina Boluarte ke Indonesia sangat bersejarah karena kedua negara akan memperingati 50 tahun hubungan diplomatik pada 12 Agustus 2025. Tak hanya itu, ini kali pertamanya Presiden Peru berkunjung ke Indonesia.
"Juga kunjungan ini adalah kunjungan pertama kali presiden Peru ke Indonesia sejak dibuka hubungan diplomatik kedua negara pada tahun 1975," pungkas Prabowo.