PPP akan telusuri kebenaran video Ivan Haz pukul pembantu
Kolega di PPP mengaku sulit menghubungi Ivan Haz dalam beberapa hari terakhir.
Sebuah video beredar di dunia maya, diduga pria yang berada di dalam video tersebut adalah salah satu anggota DPR Fraksi PPP Fanny Safriansyah atau sering disebut Ivan Haz, nampak sedang memukul seorang perempuan di lift. Pihak PPP akan menelusuri kebenaran video tersebut.
"Kami akan cek lagi dugaan Ivan Haz di video itu. Benar atau enggak, kami belum tahu. Karena yang bersangkutan ini sulit dihubungi, makanya itu pusing kita ini," ucap juru bicara Fraksi PPP Arsul Sani, di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Rabu (24/2).
Dia melanjutkan sejak kejadian penggerebekan yang dilakukan oleh satuan Kostrad TNI, kolega dari PPP sulit untuk menghubungi Ivan Haz. Sejauh ini, PPP menghormati segala proses hukum yang terkait kasus kekerasan yang diduga dilakukan Ivan Haz. Pada kasus kekerasan ini, Ivan ditetapkan sebagai tersangka.
"Kami tunggu prosesnya seperti apa. Karena Pak Ivan ini kan anggota DPR. Ada aturan yang tercantum dalam UU MD3 setiap anggota DPR terkena dugaan pidana," ujar Asrul Sani.
Terkait Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) yang sedang menangani kasus dugaan penganiayaan Ivan terhadap pembantu rumah tangganya, Arsul menyerahkan sepenuhnya kepada MKD. Pelanggaran yang telah dilakukan Ivan berpotensi masuk berat karena MKD membentuk panel.
"Itu kan proses di MKD. Kita ikuti proses di MKD," tegasnya.
Baca juga:
Begini tanggapan Sekjen PPP tahu Ivan Haz disebut terlibat narkoba
Kapolri akui Ivan Haz ada di daftar pembeli narkoba Kompleks Kostrad
Rekaman CCTV diduga Ivan Haz pukul pembantu beredar
Pengacara cek kabar Ivan Haz diciduk Kostrad karena narkoba
Soal pemeriksaan Ivan Haz, Polda Metro koordinasi dengan Kostrad