LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

PPKM Naik ke Level 2, Pemkot Surabaya Tutup Seluruh Taman Kota

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Kota Surabaya naik menjadi level 2. Pemkot Surabaya pun langsung mengambil sejumlah langkah, di antaranya menutup semua taman yang ada di kota itu.

2022-02-09 05:30:00
PPKM
Advertisement

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Kota Surabaya naik menjadi level 2. Pemkot Surabaya pun langsung mengambil sejumlah langkah, di antaranya menutup semua taman yang ada di kota itu.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya Hebi Agus Djuniantoro menjelaskan, sebelumnya masih ada delapan taman yang dibuka. Taman-taman itu untuk kegiatan edukasi dan rekreasi. Namun, setelah Surabaya memasuki PPKM level 2, maka semua taman ditutup semuanya tanpa terkecuali.

"Saya sudah buat pengumuman penutupannya yang ditujukan kepada beberapa dinas terkait. Jadi, sehubungan dengan meningkatnya kasus positif Covid-19 varian Omicron di Surabaya, dan dalam upaya memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19, maka semua taman di Surabaya ditutup dan tidak boleh dikunjungi sampai batas waktu yang belum ditentukan," tegasnya, Selasa (8/2).

Advertisement

39 Taman Dijaga Satpol PP

Menurut Hebi, di Surabaya itu ada 39 taman aktif dan 9 taman di antaranya sangat luas. Karenanya, untuk membatasi mobilitas dan pergerakan warga di area taman, maka semua taman itu harus ditutup dulu. "Tentu supaya penyebaran Omicron di Surabaya bisa semakin ditekan," katanya.

Ia juga memastikan bahwa pihaknya sudah membuat pengumuman di setiap taman itu bahwa taman ditutup. Bahkan, nantinya akan ada petugas dari Satpol PP atau BPBD Surabaya yang akan menjaga taman tersebut. Mereka akan mengingatkan warga yang masih berusaha main atau berkumpul di area itu.

Advertisement

"Meskipun semua taman ditutup, namun pemeliharaan tanaman di taman-taman itu akan tetap dilakukan seperti biasa. Para petugas dari DLH akan terus merawat taman itu supaya tetap hijau," ujarnya.

Hebi juga menjelaskan bahwa walaupun semua taman di Surabaya ditutup, aktivitas perekonomian di Kota Pahlawan diharapkan tidak berkurang. Karena itu, ia mengajak warga Kota Surabaya untuk bersama-sama menjaga protokol kesehatan supaya kasus Omicron bisa ditekan. "Ayo bersama-sama kita menjaga prokes," pungkasnya.

(mdk/yan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.