PPKM Jawa-Bali Diperpanjang, Wapres Ingatkan Masyarakat Tetap Waspada dan Hati-Hati
Luhut menjelaskan, pemerintah sampai hari ini tidak lekas berpuas diri dengan capaian yang dihasilkan. Melainkan terus meminta kepada masyarakat agar tidak melakukan euforia yang berlebih.
Wakil Presiden, Ma'ruf Amin, meminta masyarakat tetap waspada dan berhati-hati dalam menghadapi pandemi Covid-19. Hal tersebut disampaikan Ma'ruf dalam rapat terbatas bersama para jajaran menteri kabinet Indonesia Maju.
"Wapres mengingatkan agar kita tetap waspada dan hati-hati. Risiko peningkatan kasus masih tinggi dan akan terjadi sewaktu-waktu kembali," kata Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan dalam konferensi pers, Senin(4/10).
Luhut menjelaskan, pemerintah sampai hari ini tidak lekas berpuas diri dengan capaian yang dihasilkan. Melainkan terus meminta kepada masyarakat agar tidak melakukan euforia yang berlebih.
"Pemerintah hari ini sama sekali tidak berjumawa dan terus memohon kepada masyarakat agar sekali lagi tidak euforia yang berlebihan," pungkasnya.
Sebelumnya diketahui pemerintah kembali memperpanjang PPKM level 4-1 di Jawa-Bali pada 5 Oktober-18 Oktober 2021. Sementara itu daerah Jabodetabek masih diberlakukan PPKM level 3 dan terlihat penurunan level 2 karena belum memenuhi persyaratan vaskinasi yang tinggi.
"Aglomerasi Jabodetabek belum turun, karena ada di Kabupaten Bogor, Kabupaten Bandung, Kabupaten Tangerang, dan Bekasi ini masih kekurang vaksinasi level 3," bebernya.
Baca juga:
Menko Luhut: Jabodetabek Masih Terapkan PPKM Level 3, Vaksinasi 2 Juta Orang Dikebut
PPKM Diperpanjang, Jabodetabek Masih PPKM Level 3
Penerbangan Internasional Bandara Ngurah Rai Dibuka 14 Oktober 2021, Ini Syaratnya
PPKM Luar Jawa Diperpanjang 2 Pekan, 6 Daerah Masih Level 4
Masuk PPKM Level 1, Blitar jadi Percontohan Kota New Normal