PPKM Darurat, Polda Jateng Putar Balik Kendaraan dan Bubarkan Kerumunan
Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah (Jateng) mencatat telah melakukan pembatasan mobilitas warga antarprovinsi selama pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Pembatasan itu terdiri dari penegakan protokol kesehatan, patroli, rekayasa atau pengalihan arus lalu lintas dan sosialisasi.
Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah (Jateng) mencatat telah melakukan pembatasan mobilitas warga antarprovinsi selama pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Pembatasan itu terdiri dari penegakan protokol kesehatan, patroli, rekayasa atau pengalihan arus lalu lintas dan sosialisasi.
"Penegakan prokes 318 kali, pembubaran kerumunan 140, razia masker 450 dan rapid test antigen sebanyak 148," kata Kabid Humas Polda Jateng Kombes M Iqbal Al-Qudusy kepada wartawan, Senin (5/7).
Sementara pengendalian mobilitas antarprovinsi, Polda Jateng mengaku telah melakukan kegiatan sebanyak 1.654 kali. Di antaranya adalah pemeriksaan kendaraan, kendaraan yang diputar balik, dan pemeriksaan orang.
"Untuk kendaraan yang diperiksa, motor sebanyak 380, mobil penumpang 317, bus 40 dan mobil barang 44," kata Iqbal.
Kendaraan yang diputar balik terdiri dari berbagai jenis, seperti sepeda motor sebanyak 15 kali, dan mobil penumpang sebanyak delapan kali. Sementara untuk bus dan mobil barang nihil.
Dalam kegiatan pembatasan mobilitas di lingkup kabupaten/kota, Polda Jateng mengaku telah melakukan kegiatan sebanyak 12.058. "Penegakan prokes 1.360, pembubaran kerumunan 985, razia masker 4.855," lanjut Iqbal.
Untuk kendaraan yang diputar balik, yakni sepeda motor sebanyak 194 kali, mobil penumpang 136 kali, bus 16 kali serta mobil barang delapan kali.
Reporter: Yopi Makdori
Baca juga:
Polda Metro Tambah Penyekatan Jalan Selama PPKM Darurat Menjadi 72 Titik
Website untuk Buat STRP Bermasalah karena Pendaftar Membludak
Luhut: Jabodetabek Macetnya Luar Biasa saat PPKM Darurat Diberlakukan
Obat dan Oksigen Langka, Polri Ancam Tindak Tegas Perilaku yang Rugikan Masyarakat
Luhut Sebut Kasus Covid-19 Masih Terus Naik Dalam 12 Hari ke Depan
Hari Ketiga PPKM, Warga Sebut Penyekatan Depok-Jakarta Lebih Ketat