LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Potensi Cuaca Ekstrem, Nelayan Manokwari Diminta Selalu Waspada Saat Melaut

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Manokwari, George Leo Mercy Randang, mengatakan dari sekian banyak kecelakaan laut yang ditangani Basarnas Manokwari, 80 persen di antaranya terjadi pada kelompok nelayan. Operasi ini harapkan dapat menekan angka kasus kecelakaan laut di daerah tersebut.

2020-11-20 00:02:00
Cuaca Ekstrem
Advertisement

Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Manokwari, Papua Barat, mengingatkan pada nelayan agar selalu waspada potensi cuaca ekstrem di daerah tersebut. Peringatan itu mereka sampaikan saat melakukan patroli lautan.

"Kita tahu bahwa cuaca di Manokwari pada beberapa hari terakhir ini cukup ekstrem dan cepat berubah. Bagi nelayan ini tentu sangat berbahaya, maka kami mengimbau mereka agar tetap waspada," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Manokwari, George Leo Mercy Randang di Manokwari. Demikian dikutip dari Antara, Kamis (19/11).

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) rutin memberikan informasi perkembangan cuaca, baik terkait curah hujan yang tinggi disertai angin, angin dengan kecepatan tinggi, serta gelombang air laut.

Advertisement

Menurutnya, hal itu sudah cukup memberikan informasi sekaligus peringatan baik bagi nelayan maupun masyarakat yang berdomisili di pesisir pantai.

"Kehadiran kami di lapangan untuk lebih mengingatkan masyarakat agar betul-betul waspada. Boleh melaut namun sekiranya cuaca tidak memungkin sebaiknya cepat-cepat kembali," katanya berpesan.

George mengungkapkan, dari sekian banyak kecelakaan laut yang ditangani Basarnas Manokwari, 80 persen di antaranya terjadi pada kelompok nelayan. Operasi ini harapkan dapat menekan angka kasus kecelakaan laut di daerah tersebut.

Advertisement

Sesuai data cuaca yang diterima, katanya, dinamika cuaca ekstrem di wilayah tersebut bisa berlangsung hingga awal Januari 2021.

"Apalagi sekarang ini sedang mendekati hari raya Natal dan tahun baru, aktivitas ekonomi masyarakat pasti meningkat termasuk para nelayan. Di sisi lain cuaca di Manokwari tidak menentu, maka perlu kewaspadaan," ujarnya lagi.

Patroli perairan yang dilakukan dengan KN SAR Kumbakarna ini dipimpin langsung Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Manokwari. Selain anggota Basarnas, kegiatan ini juga melibatkan personel TNI dari Kodam XVIII/Kasuari.

Operasi ini dilakukan dengan mendatangi para nelayan yang sedang beraktivitas di laut. Mereka diimbau untuk mengedepankan keamanan dan keselamatan.

Baca juga:
Porak-poranda Pesisir Nikaragua Dihantam Badai Iota
Setelah Badai Eta, Kini Badai Iota Kategori Maksimum Melanda Pantai Nikaragua
Rumah Rusak dan Pohon Bertumbangan Akibat Angin Kencan di Magelang
BMKG Pastikan Tidak Terjadi Gelombang Panas di Indonesia
295 Keluarga Terdampak Angin Kencang di Situbondo
BMKG Imbau Warga Cilacap dan Banyumas Waspadai Potensi Angin Puting Beliung

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.