Poster Khofifah-Emil malah diinjak-injak dan dipakai alas duduk pendukungnya sendiri
"Kok sepanduk dan pamflet yang didukungnya malah dibuat alas duduk ya mas. Biasanya kan tidak begitu," cletuk salah seorang yang enggan menyebutkan namanya kepada merdeka.com, ketika berdekatan dengan pendukung Khofifah-Emil.
Para pendukung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur nomor urut satu menjadikan baner, spanduk, dan poster bergambar calonnya sebagai alas duduk saat melihat debat kandidat di Gedung Dyandra Convention Hall, Surabaya, Selasa (10/4) malam.
Sebagai pendukung harusnya menyanjung kepada calon yang diusungnya. Bahkan, pendukung akan marah bila melihat foto pasangan calon yang didukungnya dirobek maupun saat dihina.
Namun, tampaknya hal tersebut terlihat beda dengan pendukung pasangan Khofifah-Emil yang menunggu di luar gedung sambil melihat layar televisi yang dipasang untuk menyaksikan layar siaran langsung acara debat tersebut.
Pantauan merdeka.com, mereka justru menggunakan spanduk dan sejumlah pamflet bergambar pasangan nomor 1 yang didukungnya itu sebagai alas duduk mayoritas dari ibu-ibu.
"Kok sepanduk dan pamflet yang didukungnya malah dibuat alas duduk ya mas. Biasanya kan tidak begitu," cletuk salah seorang yang enggan menyebutkan namanya kepada merdeka.com, ketika berdekatan dengan pendukung Khofifah-Emil.
Pendukung Khofifah-Emil yang berada di luar gedung acara debat berada di tengah-tengah. Hingga acara debat selesai sekitar pukul 21.30 wib, mereka baru berkemas mengabil sepanduk dan pamflet yang dibuat duduk.
Pendukung Khofifah-Emil yang jumlahnya puluhan orang berada di luar gedung itu diapit oleh pendukung pasangan nomor urut 2 Gus Ipul-Puti yang menyanyikan lagu 'Kabeh Sedulur, Kabeh Makmur' dengan diiringi musik alunan musik angklung dan gamelan itu.
(mdk/hhw)