LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Positif difteri, tahanan Polresta Samarinda dilarikan ke rumah sakit

Positif difteri, tahanan Polresta Samarinda dilarikan ke rumah sakit. SH (22), tahanan narkoba di sel Polresta Samarinda, dilarikan ke RSUD AW Sjahranie Samarinda, setelah dia sempat dipisahkan dengan tahanan lain.

2018-01-16 21:32:00
Difteri
Advertisement

SH (22), tahanan narkoba di sel Polresta Samarinda, dilarikan ke RSUD AW Sjahranie Samarinda, setelah dia sempat dipisahkan dengan tahanan lain. Dia dinyatakan positif menderita difteri.

SH diketahui menderita difteri, Senin (15/1) kemarin. Awalnya, dia menjalani pemeriksaan medis yang didatangkan dari Dokkes Polresta Samarinda, lantaran sakit yang dia derita.

"Kejadiannya kemarin. Setelah dicek Dokkes, ternyata tahanan bersangkutan terindikasi difteri," kata Kasat Sabhara Polresta Samarinda Kompol Andi Razak, dikonfirmasi merdeka.com, Selasa (16/1) sore.

Advertisement

Usai terindikasi difteri, SH lantas dibawa ke RSUD AW Sjahranie Samarinda, untuk menjalani perawatan lanjutan. Kepolisian gerak cepat, agar bakteri Corynebacterium Diphtheriae yang mengakibatkan difteri, tidak menyebar ke tahanan lainnya.

"Sampai hari ini ada sekitar 170 tahanan di Polres. Kita sudah koordinasikan dengan Tahti (Satuan Tahanan dan Barang Bukti) dan Dokkes, supaya segera diantisipasi tidak menyebar luas," ujar Andi.

Ditemui terpisah, Kasubbag Humas Polresta Samarinda Ipda Danovan mengatakan, SH merupakan tahanan narkoba, yang sudah beberapa hari ini, menjalani masa tahanan sementara.

Advertisement

"Setelah terindikasi, penahanan dia kita sendirikan, dipisahkan dari tahanan lain. Kemudian dibawa ke rumah sakit (RSUD AW Sjahranie), dan dari rumah sakit, dinyatakan hasilnya positif difteri," kata Danovan.

Polresta Samarinda, menurut Danovan, berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Samarinda, agar tahanan lain di Polresta Samarinda, bisa mendapatkan vaksin antidifteri.

Sebelumnya, Pemkot Samarinda, terhitung sejak Senin (15/1) kemarin, menyatakan penyakit Difteri sebagai kejadian luar biasa (KLB). Anggaran yang disiapkan adalah Rp 3 miliar dari dana tanggap darurat.

Alasan penetapan status KLB Difteri, disebabkan penderita difteri yang dirawat di ruang isolasi RSUD AW Sjahranie terus bertambah. Setelah kemarin 9 orang positif difteri, hari ini kembali bertambah jadi 11 orang.

Baca juga:
Penderita terus bertambah, Pemkot Samarinda nyatakan difteri sebagai KLB
12 Ribu masker dibagikan buat cegah bahaya difteri di Samarinda
Penderita difteri di Samarinda bertambah, 5 orang diisolasi di RSUD AW Sjahranie
Cegah difteri, Dinkes Kota Malang akan gelar imunisasi ulang
Wanita mengandung pengidap difteri meninggal dunia di Garut
Terindikasi difteri, ABG di Pesisir Selatan dipindah ke RSUD M Djamil
4 Warga Samarinda dirawat karena difteri, salah satunya ibu hamil

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.