LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Positif Corona, Seorang Pemilik Rumah Makan di Kota Bogor Meninggal

Pemilik rumah makan di Kecamatan Bogor Utara Kota Bogor meninggal dunia setelah terkonfirmasi positif Covid-19. Dikutip dari Antara, pemilik rumah makan tersebut meninggal dunia di RSUD Kota Bogor, Sabtu (1/8) malam.

2020-08-03 01:37:00
Corona di Indonesia
Advertisement

Seorang pemilik rumah makan di Kecamatan Bogor Utara Kota Bogor meninggal dunia setelah terkonfirmasi positif Covid-19. Dikutip dari Antara, pemilik rumah makan tersebut meninggal dunia di RSUD Kota Bogor, Sabtu (1/8) malam.

Sementara itu, pada data harian Dinas Kesehatan Kota Bogor pada Ahad ini, tercatat satu orang lagi pasien kasus positif Covid-19 di Kota Bogor meninggal dunia, sehingga kasus positif meninggal dunia seluruhnya menjadi 21 kasus.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 Kota Bogor, Dedie A Rachim membenarkan informasi tersebut. "Iya, saya sudah menerima informasinya," kata Dedie.

Advertisement

Sebelumnya, GTPP Covid-19 Kota Bogor telah menutup sementara operasional rumah makan selama 14 hari sejak Jumat (31/7), karena pemilik rumah makan dan keluarganya yang tinggal dan beraktivitas di rumah makan tersebut terkonfirmasi positif Covid-19. "Rumah makan itu juga sudah disemprot disinfektan," terangnya.

Menurut Dedie, GTPP Covid-19 memutuskan keluarga pemilik rumah makan menjadi kluster baru Covid-19 di Kota Bogor, setelah dari hasil tes usap (swab) diketahui ada delapan orang terkonfirmasi positif Covid-19.

"Dari delapan orang tersebut, tercatat enam orang warga Kota Bogor dan dua orang warga Kabupaten Bogor," katanya.

Advertisement

Pemilik rumah makan itu, kata dia, sebelumnya telah menjalani perawatan intensif di ruang isolasi di RSUD Kota Bogor, sedangkan anggota keluarganya ada yang menjalani perawatan di rumah sakit dan ada yang menjalani isolasi mandiri di rumah.

GTPP Covid-19 Kota Bogor, kata dia, terus melakukan penelusuran untuk menekan potensi penularan Covid-19 pada kluster ini.

"Dinas Kesehatan Kota Bogor, saat ini telah mendata sebanyak 17 orang yang melakukan kontak erat dengan keluarga pemilik rumah makan dan telah dilakukan tes usap. Kami masih menunggu hasil tes itu," katanya.

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.