LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Polwan, bukti wanita tidak lemah

Polisi wanita yang tergabung dalam Brigade Motor Gede Direktorat Lalu Lintas melakukan aksi luar biasa.

2012-04-22 11:56:39
Kartini Masa Kini
Advertisement

Wanita dijajah pria sejak dulu, penggalan syair tersebut mengingatkan pada stereotipe wanita yang sering dianggap lemah dibandingkan lawan jenisnya. Saat ini stereotipe itu nampak sudah tidak berlaku. Apa yang lumrah dilakukan laki-laki saat ini banyak juga dilakoni oleh perempuan.

Satu contoh nyata lainnya adalah barisan polisi wanita tergabung dalam Brigade Motor Gede yang dimiliki Direktorat Lalu Lintas, Polda Metro Jaya.

Aksi mereka mengawaki motor gede sudah tidak diragukan lagi. Hal itu terlihat ketika merdeka.com mengunjungi mereka saat latihan rutin di Pintu 5, Senayan, Jakarta Pusat. Sangat jelas kepiawaian tiap personel dalam mengendarai motor gede. Keterampilan tersebut mulai dari atraksi dengan kemiringan 180 derajat, lalu membuat barisan haluan motor gede, sampai berdiri di atas motor dalam kondisi masih menyala dan terus berjalan lurus ke depan.

Satuan Brigade Motor Polwan ini terdiri dari 25 personel yang dikomandoi oleh AKP Netty Diana Rose, SH.

"Kami terdiri dari 25 personel dan melalui proses seleksi yang memang ketat, tidak sembarangan seleksi. Dan hal itu juga berlaku polisi laki-laki," jelas Netty kepada merdeka.com di sela-sela latihan.

Netty menjelaskan, Satuan Polwan Motor Gede yang dipimpinnya sudah menerima MURI dari Menteri Pemberdayaan Perempuan sebagai polwan pemecah rekor seluruh dunia dalam hal mengawaki Harley.

"Kemarin kami menerima MURI dari menteri pemberdayaan perempuan, baru kami rekor seluruh dunia, dalam hal mengawaki Harley ini, itu pemecah rekor sedunia yah jadi artinya bahwa kami baru pelopor pertama untuk mengawaki Harley," tandasnya.

Dalam memaknai Hari Kartini, Netty berpendapat jangan hanya slogan saja untuk merayakannya. Akan tetapi kita juga harus mengetahui arti sebenarnya dari emansipasi wanita. Netty menambahkan, Kartini masa kini sebaiknya bisa menjadi pelopor, dan dapat menjadi contoh.

Pandangan lain pun ia sampaikan mengenai kesetaraan gender. "Ceritanya namanya kodrat itu sebagai perempuan pasti lebih santun, yah artinya lebih satu tingkat di bawah (laki-laki). Kita harus junjung tinggi sekalipun kemampuan sama, nah itu dia perbedaan gender memang ada tapi kemampuan harus sama, itu prinsip saya," tutup Netty.

(mdk/has)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.