Polri sebut tes DNA penusuk Brimob di masjid identik dengan kakaknya
Polri sebut tes DNA penusuk Brimob di masjid identik dengan kakaknya. Kabag Penum Divisi Humas Mabes Polri, Kombes Martinus Sitompul mengatakan jasad Mulyadi masih ada di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Saat ini Polri tinggal menunggu pihak keluarga untuk memproses jenazahnya.
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan jasad tersangka penusuk Brimob di masjid, Mulyadi telah dilakukan pengujian tes DNA. Pengecekan DNA tersebut dilakukan dengan kakak Mulyadi yakni Nismardani yang tinggal di Bekasi.
"Jadi hasil pemeriksaan DNA Mulyadi identik dengan kakaknya yang di Bekasi," kata Setyo di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (4/7).
Hasil tes DNA tersebut pun menyebutkan secara sains Mulyadi benar merupakan saudara dari Nismardani. "Pelaku teridentifikasi sebagai Mulyadi berdasarkan pemeriksaan DNA Kromosom dari Kakak kandung atas nama Nismardani," terang Setyo.
Atas hasil hasil tersebut jasad Mulyadi sudah bisa dikembalikan. "Kalau sudah identik dikembalikan. Tinggal keluarganya mengambil," ucapnya.
Kabag Penum Divisi Humas Mabes Polri, Kombes Martinus Sitompul mengatakan jasad Mulyadi masih ada di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Saat ini Polri tinggal menunggu pihak keluarga untuk memproses jenazahnya.
Bila keluarga menolak untuk mengurus jasad Mulyadi, nantinya pihak kepolisian yang akan melakukan prosesi pemakaman. "Kalau ditolak sama mereka, menyerahkan ke kepolisian, nanti Polri yang akan memakamkannya. Bisa dimana saja dimakamkan, salah satu misalnya di TPU Pondok Rangon," kata Martinus.
Baca juga:
Jenguk polisi korban penusukan, istri Kapolri beri sumbangan dana
Mensos Khofifah besuk 2 anggota Brimob korban penusukan di RS Polri
Wiranto ingatkan umat Islam agar tidak mudah terpengaruh internet
Fadli Zon: Kita jelas kutuk terorisme, itu tindakan biadab!
Jenazah pelaku penusukan anggota Brimob belum diambil dari RS Polri
Balas dendam jadi alasan teroris serang polisi