Polri Sebut Terjadi Kenaikan Tren Tindak Kejahatan Selama PSBB Corona
Menurutnya, meski ada peningkatan namun terbilang tidak terlalu signifikan dan situasi kamtibmas masih aman terkendali. Pihaknya tetap mengedepankan upaya preventif dan preemtif dalam mengatasi gangguan tersebut.
Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra menyampaikan, ada tren kenaikan angka kejahatan yang terjadi selama penerapan status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam upaya menangani penyebaran virus Corona atau Covid-19.
"Dari evaluasi, minggu ke-15 dan ke-16, secara keseluruhan ada peningkatan 11,80 persen. Trennya adalah terkait kejahatan curat, selama dilaksanakan PSBB," katanya di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (20/4).
Menurutnya, meski ada peningkatan namun terbilang tidak terlalu signifikan dan situasi kamtibmas masih aman terkendali. Pihaknya tetap mengedepankan upaya preventif dan preemtif dalam mengatasi gangguan tersebut.
"Namun, ketika ada kejahatan terjadi, kami tidak segan melakukan tindakan tegas terhadap pelaku kejahatan. Ini untuk memberikan jaminan ke masyarakat dan mengurangi ruang gerak para penjahat," jelasnya.
Selain menjaga masyarakat dari gangguan kamtibmas, lanjutnya, Polri juga tetap rutin melakukan imbauan prosedur PSBB agar social distancing tetap dilakukan.
"Polri dan TNI telah melakukan imbauan dan sosialisasi tidak mudik sebanyak 69.325 kali. Kemudian di samping itu, TNI dan Polri juga melakukan bansos , 11.215 dapur umum, dan pembagian sembako 367.518 paket," tutup Asep.
Reporter: Nanda Perdana Putra
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Deretan Kejahatan Selama PSBB Sampai Polisi Letuskan Senjata
Kisah Pilu Tukang Becak Dituduh Mencuri hingga Dipukuli 3 Sekuriti Pakai Kayu
Polri Ambil Langkah Tegas, Antisipasi Kejahatan setelah Pembebasan Napi
Mabes Polri Bentuk Satgas Aman Nusa, Tindak Pelanggaran & Pencurian Selama PSBB
Kerap Berulah di Bali, Turis Bermasalah asal Lithuania Ditangkap