Polri kirim tim jemput 139 pasukan perdamaian ditahan di Sudan
Polri akan segera memberangkatkan delapan anggotanya untuk menyelesaikan masalah yang membelit 139 anggota pasukan perdamaian yang ditahan di Sudan karena tuduhan penyelundupan senjata. Namun tim Polri tidak melakukan investigasi di Sudan.
Pasukan perdamaian atau Formed Police Unit (FPU) 8 Polri masih ditahan pihak otoritas Sudan. Sampai sejauh ini, Polri masih berupaya memulangkan 139 anggotanya yang ditahan karena tuduhan menyelundupkan senjata api di Bandara Al Fashir, Sudan.
Kepala Biro Misi Internasional Divisi Hubungan Internasional Polri Brigjen Johny Asadoma mengatakan Polri akan segera memberangkatkan delapan anggotanya untuk menyelesaikan masalah tersebut.
"Kita menunggu visa, paling lambat besok malam sudah berangkat," kata Johny di PTIK, Jakarta, Rabu (25/1).
Dijelaskan Johny, kedelapan orang yang akan diberangkatkan berasal dari beberapa divisi. Di antaranya, dua orang dari Divisi Hubungan Internasional, tiga dari Bareskrim termasuk Inafis, satu dari Divisi Hukum, satu psikologi dan satu dari Itwasum.
"Ada juga dari Kementerian Luar Negeri satu orang," ujarnya.
Jenderal bintang satu ini menambahkan ketika tiba di Sudan, tim akan langsung berkoordinasi dengan pasukan perdamaian PBB yang ada di Darfur atau United Nations African Mission In Darfur (UNANID). Hal itu dilakukan untuk mencari titik terang dari tuduhan tersebut.
Kendati begitu, Johny memastikan tim yang diberangkatkan tidak ditugaskan untuk melakukan joint investigation dengan otoritas pemerintah setempat. Sebab, Polri tidak memiliki wewenang menyelidiki suatu kasus di negara lain.
"Tapi joint legal assistant atau bantuan hukum. Kami tidak melakukan investigasi tidak, kami hanya mengumpulkan fakta lapangan. Kan kami ke negeri orang enggak boleh investigasi di negeri orang," ucap Johny.
Baca juga:
Jokowi: Tindak tegas aparat yang bermain di penyelundupan
Prestasi emas pasukan perdamaian RI ternoda isu penyelundupan senpi
Polri yakin pasukan perdamaian Indonesia tak miliki tas isi senjata
Wiranto yakin Pasukan Perdamaian Indonesia tak selundupkan senjata
Tak ada CCTV di bandara, Polri sulit bantah soal selundupkan senjata
Jika pasukan perdamaian selundupkan senjata bisa ganggu kredibilitas
JK bungkam soal penyelundupan senjata api dari Sudan