Polri: Jalur maut di Sukabumi tak direkomendasikan dilalui bus
Polisi menyatakan jalur tempat terjadinya kecelakaan maut di turunan leter S, Cikidang, Sukabumi, Jawa Barat sebenarnya tidak direkomendasikan untuk dilalui kendaraan jenis bus. Kecelakaan pekan lalu itu merenggut 21 nyawa.
Polisi menyatakan jalur tempat terjadinya kecelakaan maut di turunan leter S, Cikidang, Sukabumi, Jawa Barat sebenarnya tidak direkomendasikan untuk dilalui kendaraan jenis bus. Kecelakaan pekan lalu itu merenggut 21 nyawa.
"Kemarin itu di Sukabumi adalah jalan yang tidak direkomendasi oleh bus, tapi mungkin mereka ambil jalan pintas agar cepat," tutur Setyo di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (10/9).
Menurut Setyo, pada dasarnya setiap jalan sudah dibuat seproporsional mungkin oleh ahlinya agar dapat dilalui kendaraan. Tentunya dengan pertimbangan dan kesiapan untuk dilalui.
"Tapi ada jalan-jalan tertentu yang apabila dilalui kendaraan yang kurang layak, maka membahayakan. Seperti tanjakan Emen di Subang, kendaraan harus fit dan rem bagus," jelas dia.
Setyo pun mengimbau agar setiap PO bus dapat melakukan pengecekan terlebih dahulu sebelum melalui suatu daerah. Setelahnya, kendaraan pun harus diperiksa kelayakannya.
"Kalau lihat satu kecelakaan banyak faktor. Pertama faktor pengemudinya, kendaraan, jalan, faktor cuaca. Ini berbagai faktor kalau terakumulasi bisa terjadi ini. Nanti kita cek lagi mana yang dominan, saya berharap tidak terjadi lagi," kata Setyo.