LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Polri diminta tegas soal penyebar hoaks dan kampanye SARA

Dia menyebut penyebaran hoaks dan isu SARA merupakan bentuk kampanye yang primitif. Hal tersebut sama saja dengan perilaku kekerasan dan teror. Oleh karena itu, Immanuel mengimbau para relawan Jokowi dimana pun tak menggunakan cara-cara tersebut.

2018-03-01 19:46:21
Berita Hoax
Advertisement

Ketua Relawan Jokowi Militan (Joman) Immanuel Ebenzer meminta aparat penegak hukum tak segan memproses hukum pada pelaku penyebar hoaks dan kampanye SARA saat Pilpres 2019. Dia minta polisi tak pandang bulu mau itu pendukung Joko Widodo atau Prabowo Subianto.

"Harus ada aturan hukum penegakan hukum itu berlaku di dua pihak ini. Mau itu timnya Jokowi, mau itu Prabowo. Itu pendukung Prabowo, mau itu pendukung Jokowi. Ketika mereka menyebar hoaks hukum harus ditegakkan," katanya di Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (1/3).

Dia menyebut penyebaran hoaks dan isu SARA merupakan bentuk kampanye yang primitif. Hal tersebut sama saja dengan perilaku kekerasan dan teror. Oleh karena itu, Immanuel mengimbau para relawan Jokowi dimana pun tak menggunakan cara-cara tersebut.

Advertisement

"Jaga, bawa demokrasi enggak primitif lagi. Primitif hanya orang yang (pakai) kekerasan, itu primitif, demokrasi yang beradab jauhi perilaku primitif. Misal kekerasan intimidasi teror," ucapnya.

Immanuel mengajak, kepada semuanya agar Pilpres menjadi ajang tarung program dan ide. Dia yakin apabila proses hukum ditegakkan, bisa membuat para pelaku jera.

"Saya yakin untuk menuju masyarakat yang beradab penegakan hukum harus ditegakkan," tegasnya.

Advertisement

Baca juga:
Sebar hoax demi penuhi permintaan anak
Polri bakal kerjasama dengan polisi Korsel buru korseptor MCA
Penyebaran hoaks, Fadli Zon minta Polri usut juga yang jelekkan oposisi
Ketua DPR minta aparat kejar otak dan klien di balik kelompok MCA
Marbut Masjid gunting baju dan peci sendiri biar disangka dianiaya

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.