LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Polri cari perekrut 17 WNI ditangkap di Suriah, diduga Bahrun Naim

Selama pemeriksaan, Polri meyakini para WNI itu mendapat dana dari ISIS. Kepolisian menduga Bahrun Naim sebagai dalang aktor di balik rekrutmen tersebut. Dalam penangkapan ini, terdapat seorang bayi.

2017-01-23 16:35:35
WNI gabung ISIS
Advertisement

Polisi dan pemerintah Turki mengamankan 17 warga negara Indonesia (WNI) lantaran diduga akan bergabung dengan pasukan ISIS. Densus 88 langsung menjemput mereka ke Turki. Kini mereka berada di Brimob, Kelapa Dua, Depok, guna pemeriksaan mendalam.

"Itu ditangkap atau diamankan oleh pemerintah Turki karena akan masuk ke Suriah. Setelah melakukan pemeriksaan, ternyata dari Indonesia dan dipulangkan, dideportasi," kata Karo Penmas Brigjen Rikwanto di Jakarta, Senin (23/1).

Rikwanto menuturkan, selama pemeriksaan pihaknya meyakini para WNI itu mendapat dana dari ISIS. Kepolisian menduga Bahrun Naim sebagai dalang aktor di balik rekrutmen tersebut.

Advertisement

"Ya sementara memang karena mau masuk suriah, bergabung dengan ISIS ya. Yang didalami siapa sponsornya, bagaimana mereka bisa direkrut ke sana," ungkapnya.

Dalam penangkapan ini, terdapat seorang bayi. Sebab ada satu keluarga dalam rombongan WNI diduga akan bergabung ISIS.

"Jadi keterlibatan orang-orang di Indonesia ini siapa saja dan bagaimana, sampai mereka mau bersama keluarganya. Ada yang masih bayi ya, berangkat ke sana untuk bergabung dengan ISIS," jelasnya.

Advertisement

Baca juga:
Mau ke Suriah, 17 WNI dijemput Densus di Turki

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.