LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Polresta Palembang amankan ganja setengah ton asal Aceh

"Tersangka Salamudin sempat memukul petugas dan mencoba lari, akhirnya dilumpuhkan," tukasnya.

2014-08-12 16:05:24
Ganja
Advertisement

Polresta Palembang berhasil menggagalkan penyelundupan setengah ton ganja kering dari Aceh. Satu dari enam pelaku yang berstatus sebagai bandar, ditembak setelah melawan petugas.

Keenam pelaku adalah, Salamudin (42) ditembak, Suwanto (36), kedua warga Aceh Besar. Kemudian Legiman alias Aseng (44) warga Dumai Pekanbaru, Riau, Maju Padang (39) warga Medan, Umar T Ali (54), warga Aceh Utara, Agus Anwar (34) warga Palembang yang berperan sebagai sopir.

Kapolresta Palembang Kombes Pol Sabarudin Ginting mengungkapkan, pelaku ditangkap di kawasan Tegal Binangun Palembang, Minggu (10/8), saat akan memasukkan barang haram tersebut ke dalam gudang.

Selain menangkap enam tersangka, mereka juga mengamankan satu unit mobil Xenia warna hitam serta satu truck fuso yang memuat 511 kilogram ganja kering.

"Mereka bawa 511 kilogram ganja kering melalui jalur darat. Seluruh ganja itu dibawa menggunakan truck," ungkap Ginting saat gelar perkara di Polresta Palembang, Selasa (12/8).

Dikatakannya, untuk mengecoh petugas, tersangka melapisi ganja dengan muatan kayu. Namun, setelah dicek, di bawah tumpukan kayu itu terdapat ganja yang dibungkus.

Selain itu, bandar Salamudin menggiring truk yang berada di depan sekitar satu kilometer. Dengan begitu, akan memuluskan perjalanan mereka jika ada razia.

"Jadi, jika ada razia, bandar akan memberi tahu truk yang bermuatan ganja untuk berhenti. Kemudian berjalan setelah razia selesai," kata dia.

Sementara itu, Kasat Narkoba Polresta Palembang, AKP Marully Pardede menjelaskan, penangkapan berawal dari adanya informasi dari warga jika ganja sebanyak 511 Kilo asal Aceh itu akan memasuki Palembang.

"Mereka berangkat dari Aceh tanggal 7 Agustus. Sesampai di medan, keenamnya langsung menuju Pekanbaru, Riau dan melintas di Dumai, Jambi. Mereka langsung menuju Kabupaten Banyuasin. Sesampai di sana, ganja itu langsung dipindah di Tanjung Api-api ke truk PS," terangnya.

Dia menambahkan, tersangka Samaludin terpaksa dilumpuhkan, lantaran mencoba melawan ketika ditangkap. "Tersangka Salamudin sempat memukul petugas dan mencoba lari, akhirnya dilumpuhkan," tukasnya.(mdk/hhw)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.