Polres Tangerang bakal autopsi mayat bocah 7 Tahun
Kematian Dafa menurut keterangan warga sekitar tidak wajar.
Aparat Polres Metro Tangerang bakal melakukan autopsi atas kematian Dafa Mustaqin bocah pria berusia tujuh tahun yang diduga tewas setelah disiksa oleh kedua orangtuanya.
Kematian Dafa menurut keterangan warga sekitar tidak wajar. Telinganya mengeluarkan darah, selain itu ditemukan luka disekujur tubuh Dafa. Hal itu membuat para tetangga mencurigai kalau Dafa mendapat siksa dari ibu tiri dan bapak kandungnya.
Kapolres Metro Tangerang, Kombes Pol Irman Sugema mendatangi kontrakan kediaman Dafa pada Minggu (23/10/2016) di Jalan Swadaya, Larangan Indah, RT3/4 Kota Tangerang.
"Informasi resmi secara laporan kepada kami belum ada, kami mendapat laporan dari salah seorang dari orangtua teman Dafa," ujarnya.
Setelah mendapat informasi tersebut Kapolres mengatakan, pihaknya langsung bergerak cepat dengan memeriksa orangtua korban yang dicurigai sebagai pelaku.
"Kami juga memerintahkan petugas PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) untuk mem-backup terkait adanya dugaan informasi tersebut," tandasnya.
Sejak Sabtu hingga Minggu, menurut Kapolres, kedua orangtua Dafa masih menjalani pemeriksaan. "Namun harus diingat azas praduga tak bersalah, kita jangan dahulu memvonis, karenanya kita akan melakukan otopsi dan memeriksa sejumlah saksi," tutur Kapolres.
Dafa diketahui meninggal pada Kamis 22 Oktober 2016 sekitar pukul 02.10 WIB. Kematian Dafa disebut tidak wajar karena pada telinganya sebelum meninggal terlihat membengkak. Sekujur tubuh korban juga didapati sejumlah luka. Tersiar kabar bahwa Dafa tewas karena disetrika.(mdk/hrs)