LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Politisi PPP Nilai Perlindungan Pemerintah kepada TKI di Luar Negeri Belum Maksimal

Caleg DPR RI Dapil DKI 2 ini menyebut, salah satu yang perlu mendapat perhatian lebih yaitu TKI di Malaysia. Dikatakannya, hak-hak dan perlindungan terhadap WNI yang bekerja di Negeri Jiran tersebut kerap terlanggar.

2019-04-11 17:08:02
PPP
Advertisement

Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Rendhika D Harsono menilai, perlindungan dan hak-hak Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di luar negeri kerap terabaikan. Menurutnya, agar tidak terulang kembali pengabaian terhadap hak-hak dan perlindungan TKI di luar negeri, pemerintah harus pro aktif melakukan komunikasi dan sharing informasi kepada para perwakilan pemerintah dan TKI yang berada di negara tersebut.

"Ada perwakilan di negara tersebut, Kedutaan Besar (Kedubes). Memang perhatian Kedubes itu sangat luas tetapi ada yang prioritas," kata Rendhika di Jakarta dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (11/4).

Caleg DPR RI Dapil DKI 2 ini menyebut, salah satu yang perlu mendapat perhatian lebih yaitu TKI di Malaysia. Dikatakannya, hak-hak dan perlindungan terhadap WNI yang bekerja di Negeri Jiran tersebut kerap terlanggar.

Advertisement

"Misalnya gaji tidak diberikan dan disiksa oleh majikannya. Kasus-kasus seperti ini sering lolos dari perhatian pemerintah," ujarnya setelah melakukan kunjungan ke beberapa negara.

Tidak hanya pemerintah, Parlemen dalam hal ini DPR juga harus mengambil peran untuk memastikan perlindungan terhadap TKI di luar negeri.

"Mereka memiliki hak yang sama dengan rakyat Indonesia yang berada di dalam negeri. Mereka juga memilih wakilnya di Parlemen setiap kali digelar Pemilu," tegas anggota DPRD DKI ini.

Advertisement

Ia yakin, perhatian dan sikap tegas dari pemerintah dan DPR akan membuat negara tersebut lebih memperlakukan WNI yang bekerja di negara mereka secara proporsional, dan ikut aturan yang berlaku.

Dia pun menceritakan pertemuannya dengan sejumlah TKI saat berkunjung ke Malaysia dan Taiwan beberapa waktu lalu. Kepadanya, para TKI tersebut meminta agar lebih gencar melakukan sosialisasi kepada mereka terkait perkembangan UU Ketenagakerjaan di Indonesia.

"Maksudnya dengan mengetahui perkembangan UU Ketenagakerjaan di Tanah Air, mereka akan menyesuaikan dengan UU yang berlaku di negara tempat mereka bekerja agar bisa lebih memahami langkah-langkah yang tepat, bilamana mereka mendapatkan perlakuan yang tidak sesuai di negara di mana mereka bekerja," jelas Rendhika.

Baca juga:
Akui Kasus Rommy Berpengaruh, PPP Tetap Yakin Raup 10 Juta Suara di Pemilu 2019
Suharso Janji PPP Bakal Perjuangkan Pembangunan Infrastruktur Masuk ke Desa
Sowan ke Para Kiai di Jateng, Suharso Minta Didoakan PPP Menang Pemilu
Caleg PPP Sebut Pekerja Migran Minta Sosialisasi UU Ketenagakerjaan Digencarkan
Survei LSI: NasDem, PKS, PAN, PPP & Perindo Butuh Kerja Ekstra Lolos ke DPR
Diprediksi Tak Lolos Ambang Batas Parlemen, PPP Klaim Berpengalaman

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.