Politisi PDIP: Perlu Pernyataan Sejuk Demi Kebhinekaan Indonesia
Politikus PDIP ini mengecam segala bentuk upaya memecah belah bangsa melalui isu SARA. Dua hari belakangan ini, muncul dua isu sensitif di permukaan. Terkait ceramah Ustaz Abdul Somad dan konflik mahasiswa Papua yang berujung kerusuhan di Manokwari.
Anggota DPR RI asal NTT Yohanis Fransiskus Lema atau Ansy Lema, menilai, pernyataan sejuk dan teduh yang merekatkan kebhinekaan Indonesia sangat diperlukan saat ini.
Politikus PDIP ini mengecam segala bentuk upaya memecah belah bangsa melalui isu SARA. Dua hari belakangan ini, muncul dua isu sensitif di permukaan. Terkait ceramah Ustaz Abdul Somad dan konflik mahasiswa Papua yang berujung kerusuhan di Manokwari.
"Yang diperlukan adalah pernyataan-pernyataan sejuk dan teduh yang merekatkan kebhinekaan Indonesia. Bukan sebaliknya meretakkan ke-Indonesia-an kita," kata Ansy kepada wartawan, Senin (19/8).
Ansy meyakini umat Kristiani akan memaafkan. Dia juga meyakini pelecehan tidak akan menggoyahkan keyakinan iman umat Kristiani.
Namun, Ansy mengingatkan, negara harus hadir untuk memberikan rasa keadilan kepada masyarakat Indonesia yang berbhinneka.
"Jangan sampai ada kesan negara bersikap diskriminatif, setengah hati atau tebang pilih dalam melindungi dan memastikan hak-hak beragama," kata Ansy.
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Gubernur Sulsel Ungkap Pemicu Bentrok Mahasiswa Papua dengan Warga di Makassar
Mahasiswa Papua di Bandung Gelar Aksi Solidaritas di Depan Gedung Sate
Doa dan Tangis Ketua MUI Papua dari Tanah Suci Mekkah untuk Perdamaian
Hentikan Bentrokan, Polisi Tutup Akses Jalan ke Asrama Papua di Makassar
VIDEO: Kerusuhan di Papua Barat, Presiden Jokowi Minta Semua Saling Memaafkan
Ikatan Keluarga Besar Papua Surabaya: Tidak Ada Mahasiswa Dipukul Hingga Meninggal