Politisi Golkar Puji Kementan Berhasil Tingkatkan Produksi Jagung
Walaupun sempat terjadi polemik impor jagung, namun dibandingkan dengan catatan produksi maka kuantitasnya tetap dapat dikategorikan telah swasembada.
Koordinator Bidang Kesra Partai Golkar, Roem Kono memuji kinerja Kementerian Pertanian. Kementan dinilai berhasil membangun sinergi bersama daerah guna merealisasikan produksi jagung yang optimal.
Walaupun sempat terjadi polemik impor jagung, namun dibandingkan dengan catatan produksi maka kuantitasnya tetap dapat dikategorikan telah swasembada.
Oleh sebab itu, menurut Roem Kono, kinerja Kementan dalam meningkatkan produktivitas jagung nasional patut disokong seluruh pihak. Bukan hanya pemerintah daerah.
"Terutama sesama pemerintah pusat ya. Kalau juga ada masalah jagung, sebaiknya dicari jalan keluar sesama lembaga pemerintah," ucap Roem Kono kepada wartawan, Jumat (1/3).
Terkait sempat ramainya impor jagung, Roem Kono menganggap, hal tersebut sebenarnya tak perlu dianggap sebagai keputusan yang menjadi masalah besar.
"Tahun lalu dan 2019 kan kita memasuki panen raya jagung. Impor itu kan tidak seterusnya. Hanya sesekali sebab mendesak. Daerah-daerah seperti Gorontalo dan di Jawa Timur kan sudah panen raya jagung," kata Roem Kono.
Roem Kono mengimbau, agar jangan panik tentang ketersediaan jagung sebab isu impor. Stok jagung domestik cukup aman jika mencermati hasil panen terlaksana.
Untuk diketahui, panen raya jagung di awal tahun 2019 kembali terwujud di provinsi Gorontalo. Panen raya jagung di Gorontalo diperkirakan mencapai 1,7 juta ton pipilan kering (PK).
Jumlah produksi panen jagung di Gorontalo pada tahun ini, kata Menteri Pertanian Amran Sulaiman, melonjak mencapai 70 persen.
Maka itu hasil panen jagung dari Gorontalo dipersiapkan untuk ekspor ke Filipina sebanyak 150 ribu ton. Volume ekspor tersebut lebih besar dari tahun lalu yakni 113 ribu ton. Panen raya jagung di Gorontalo juga dihadiri langsung oleh Presiden Joko Widodo.
Baca juga:
Panen Jagung di Gorontalo, Jokowi Bangga Produksi Meningkat Pesat dan Bisa Ekspor
Kementan Targetkan Produksi Jagung Petani Gorontalo 1,7 Juta Ton di 2019
Pemerintah Salurkan KUR untuk Peternak di Tasikmalaya
Kementan Gelar Temu Teknis Penyuluh dan Petani Andalan untuk Tingkatkan Kompetensi
Estafet Panen Raya di Nusantara Penuhi Kebutuhan Jagung Nasional
Kementan Target Produksi Karet 3,81 Juta Ton di 2019
Sekjen Kementan: Potensi Pertanian Madura Bisa Ditingkatkan