LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Politikus PKS pertanyakan kenaikan ongkos haji

BPIH 2012 telah disepakati pada angka rata-rata USD 3.617 dengan nilai tukar Rp 9.200.

2012-07-11 00:29:55
Dirjen Haji
Advertisement

Anggota Komisi VIII dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Abdul Hakim mempertanyakan kenaikan biaya haji pada tahun ini. Menurutnya, harga avtur saat ini tidak mengalami kenaikan. Bahkan bisa dikatakan harga minyak dunia tengah menurun.

"Kemenag tidak rasional, avtur sudah normal, bahan bangunan sudah normal sungguh tidak masuk akal. Ini yang kita tagih dari janji Kemenag tidak akan menaikkan ongkos haji," jelas Abdul Hakim kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa, (10/7).

Dengan kenaikan tersebut, menurut Abdul, Kemenag mau tidak mau harus meningkatkan pelayanan penyelenggaraan ibadah haji.

Komisi VIII berencana untuk membentuk lembaga khusus terkait pengelolaan keuangan haji dengan melihat contoh seperti Malaysia yang mampu mengelola manfaat tabungan haji.

"Dengan pengelolaan yang baik terkait dengan optimalisasi tabungan haji, itu bisa menekan biaya haji. Kita berencana untuk membentuk lembaga keuangan tersebut," tegas Abdul.

"Dengan tender diharapkan akan ada efisiensi, sekaligus mendapatkan harga murah dengan fasilitas yang baik," tandasnya.

BPIH 2012 telah disepakati pada angka rata-rata USD 3.617 dengan nilai tukar Rp 9.200. Artinya ongkos naik haji mengalami kenaikan, yang sebelumnya biaya rata-rata BPIH 2011 sebesar USD 3.533 dengan nilai tukar Rp 8.700.

Sebelumnya diberitakan, adanya kenaikan Ongkos Naik Haji (ONH) menurut Menteri Agama Suryadharma Ali karena tiga faktor.

"Yang tadinya harga sewa pemondokan di posisinya di belakang murah, sekarang melambung tinggi. Itu salah satu faktor penyebabnya," jelas Suryadharma.

"Kenaikan harga avtur menjadi faktor penyebab utama yang tidak bisa dihindari. Penghitungan biaya tiket berdasarkan kenaikan avtur berdampak langsung kepada biaya. Dan faktor nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika berbeda jauh dibandingkan dengan 2011," pungkasnya.(mdk/ren)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.